Pelemahan Rupiah Diharap Terbatas

Dian Ihsan Siregar    •    Jumat, 09 Feb 2018 09:35 WIB
kurs rupiah
Pelemahan Rupiah Diharap Terbatas
Ilustrasi. (FOTO: MI/Usman Iskandar)

Jakarta: Mata uang rupiah yang terpantau masih melemah t‎erhadap dolar AS (USD) diharapkan lebih terbatas sepanjang hari ini. Menguatnya USD karena ekonomi AS sudah menunjukkan kemajuan. 

Sepanjang perdagangan Kamis, 8 Februari 2018, mata uang rupiah jatuh terhadap mata uang Paman Sam. Rupiah tak bisa bertahan dari sentimen kenaikan suku bunga The Fed meskipun ada sinyal perbaikan dari proyeksi ekonomi Indonesia oleh IMF. Nilai rupiah langsung turun 55 poin ke posisi Rp13.610 per USD.

"Di sisi lain, sentimen dari dalam negeri yang cenderung positif dianggap kurang kuat untuk mengangkat rupiah. Pada akhirnya rupiah jatuh kembali," ‎ucap Analis PT Binaartha Parama Sekuritas Reza Priyambada, dalam keterangan risetnya, Jumat, 9 Februari 2018.

Masih adanya potensi pelemahan, Reza mengimbau investor untuk tetap mewaspadai berbagai sentimen yang dapat memicu rupiah untuk tetap bertengger di zona merah.

‎"Rupiah diperkirakan akan bergerak di kisaran support Rp13.575 per USD, sedangkan posisi resisten akan berada di Rp13.515 per USD," ungkap Reza.

‎Reza mengatakan masih adanya kekhawatiran meningkatnya kembali USD dan juga kembali meningkatnya permintaan atas USD membuat pergerakan rupiah cenderung kembali melemah. 

Di sisi lain, menurut Reza, pelemahan rupiah sejalan dengan komentar Bank Indonesia (BI) yang menyebutkan depresiasi nilai tukar rupiah hingga Rp13.600 per USD masih tergolong dinamika normal.

"Karena pelaku pasar melakukan penyesuaian untuk menghadapi kenaikan suku bunga acuan The Federal Reserve atau The Fed yang diperkirakan terjadi Maret 2018‎," jelas Reza.

 


(AHL)


Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

1 day Ago

Keputusan pemerintah melebur BP Batam ke Pemerintah Kota Batam mendapat respons dan tanggapan b…

BERITA LAINNYA