10 Anak Usaha BUMN Berminat IPO di 2018

Dian Ihsan Siregar    •    Kamis, 09 Nov 2017 19:25 WIB
bumn
10 Anak Usaha BUMN Berminat IPO di 2018
Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/Fiqih Arfani)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memprediksi ada 10 anak usaha BUMN yang melantai (IPO) di pasar modal Indonesia pada 2018. Karena, ada lima perusahaan yang batal IPO di tahun ini.

Pada tahun ini, Kementerian BUMN menargetkan empat anak usaha perusahaan pelat merah bisa melantai di pasar modal Indonesia. Dari empat, sudah ada satu perusahaan yang merealisasikan IPO, yakni  PT Garuda Maintenance Facility AeroAsia Tbk (GMFI). Sedangkan tiga lainnya, adalah PT PP Presisi, PT Jasa Armada Indonesia, dan PT Wijaya Karya Gedung atau WIKA Gedung.

"Masih ada lima yang lain yang carry over (dibawa IPO tahun depan), beberapa tambahan dari grupnya PT Pembangunan Peruhaman (PTPP)," ucap Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN, Aloysius Klik Ro, ditemui di Gedung BEI, SCBD Sudirman, Jakarta, Kamis 9 November 2017.

Anak usaha yang berminat IPO, tutur Aloy, sedang menyusun Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun 2018. Alhasil, Kementerian BUMN masih mengumpulkan data dari beberapa deputi.

Sebenarnya, lanjut dia, sembilan anak usaha berencana IPO di tahun ini, tapi yang diprediksi bisa terjadi hanya empat perusahaan. "Pada 17 November PP Presisi IPO, setelah itu Wika Gedung. Kemudian, akhir tahun ditutup dengan Jasa Armada Indonesia (Anak usaha Pelindo II)," ungkap Aloy.

Sembilan anak usaha yang IPO, sebelumnya diprediksi bisa meraih dana segar Rp21 triliun. Salah satu hambatan anak usaha tidak terealisasi menjalankan IPO adalah persiapan waktu yang lama, yang akhirnya tidak rampung di akhir tahun ini.


(AHL)