Gerak IHSG Dibayangi Rupiah dan Capital Inflow

Dian Ihsan Siregar    •    Jumat, 15 Sep 2017 08:31 WIB
ihsg
Gerak IHSG Dibayangi Rupiah dan <i>Capital Inflow</i>
Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/Feronike)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bervariasi namun cenderung menguat di hari ini. Hal itu dibayangi aksi wait and see pelaku pasar di tengah fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap USD.

"Masih cenderung variatifnya IHSG belum memberikan kepastian arah pergerakan berikutnya. Pelaku pasar pun masih akan wait and see sembari mencermati sentimen yang ada," ucap Analis Senior PT Binaartha Sekuritas, Reza Priyambada, dalam riset hariannya, Jumat 15 September 2017.

Kepala Analis PT Indosurya Mandiri Sekuritas William Suryawijaya menambahkan, posisi indeks masih berpotensi melanjutkan penguatan jangka pendek. Karena, level support masih kuat untuk dijaga.

"Dengan bertahannya support, maka potensi kenaikan belum terlihat berkurang terhadap laju IHSG," jelas William.

Indeks, menurut dia, memiliki support terdekat yang sedang berupaya dipertahankan pada 5.805, sedangkan target resisten terdekat yang berusaha ditembus pada 5.911. Selain menunggu gerak rupiah, sambung dia, investor juga menanti kembalinya aliran modal masuk ke bursa saham domestik.

"Adanya pola penguatan pada IHSG merupakan peluang bagi investor untuk melakukan akumulasi pembelian pada saham-saham berkapitalisasi besar sebagai bahan investasi jangka menengah-panjang," sebut William.

Mengamati keadaan satu hari ini, William merekomendasikan kepada pelaku pasar untuk mencermati beberapa pergerakan saham seperti PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB), PT PP London Sumatera Indonesia Tbk (LSIP), Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), serta PT HM Sampoerna Tbk (HMSP).

Kemudian cermati pula gerak saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS).

 


(AHL)

<i>Tender Offer</i> Persero dan <i>Holding</i> BUMN

Tender Offer Persero dan Holding BUMN

22 hours Ago

PRESIDEN Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2017 tentang Pena…

BERITA LAINNYA