Kimia Farma Terbitkan MTN Rp1 Triliun

Dian Ihsan Siregar    •    Rabu, 13 Sep 2017 15:13 WIB
kimia farma
Kimia Farma Terbitkan MTN Rp1 Triliun
Jajaran direksi Kimia Farma. (FOTO: MTVN/Dian Ihsan Siregar)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF) bakal menerbitkan surat utang jangka menengah atau medium term notes (MTN) berkelanjutan dengan nilai total Rp1 triliun. Penerbitan akan dilakukan dalam dua tahap dengan jangka waktu masing-masing selama tiga tahun dengan kupon 8,1 persen.

‎Direktur Utama Kimia Farma Honesti Basyir mengatakan penerbitan MTN sebesar Rp1 triliun akan dicairkan dalam dua tahap. Tahap pertama sebesar Rp400 miliar yang akan direalisasikan pada kuartal III-2017, sedangkan tahap kedua sebesar Rp600 miliar akan diterbitkan pada kuartal I-2018.

Dana MTN sebesar Rp400 miliar, menurut Honesti, akan digunakan perseoran untuk ekspansi usaha melalui belanja modal maupun operational expenditure, serta beberapa utang yang tingkat bunga/kupon relatif lebih tinggi. Sedangkan dana Rp600 miliar, akan digunakan untuk membiayai ekspansi melalui investasi beberapa proyek lain dari Kimia Farma Group.

"Dana MTN untuk pendanaan ekspansi usaha serta refinancing beberapa utang yang tingkat bunga atau kupon relatif lebih tinggi," kata Honesti, ditemui di Hotel Red Top, Jakarta Pusat, Rabu 13 September 2017.

Penerbitan MTN tersebut, tutur Honesti, telah mendapat restu dari Menteri BUMN Rini Soemarno. Pada akhirnya, penerbitan MTN guna memenuhi kebutuhan dana perusahaan yang saat ini sebagian besar berasal dari kredit perbankan dan merupakan alternatif pendanaan dengan cost of fund yang lebih efisien.

Pada aksi korporasi kali ini, Honesti menyatakan, Kimia Farma telah menunjuk PT Mandiri Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas sebagai arranger dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) sebagai agen pemantau.

Hingga semester I-2017, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp2,63 triliun atau naik 5,85 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp2,49 triliun. Sedangkan laba bersih mencapai Rp98,17 miliar, naik 2,75 persen dari pencapaian semester I 2016 sebesar Rp95,54 miliar.


(AHL)