IHSG Diperkirakan Kembali Menguat

Angga Bratadharma    •    Jumat, 12 Jan 2018 09:02 WIB
ihsg
IHSG Diperkirakan Kembali Menguat
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Jakarta: Indeks Amerika Serikat (AS) semalam ditutup menguat dan mencapai rekor tertingginya setelah sempat melemah di hari sebelumnya. Hal itu terjadi akibat pemberitaan rencana Tiongkok untuk menghentikan pembelian US treasury bond serta rencana keluarnya Amerika Serikat (AS) dari NAFTA.

Samuel Research Team menyebut investor optimis reformasi pajak yang menurunkan pajak korporasi dari 35 persen menjadi 21 persen akan berdampak positif terhadap perekonomian AS. Dari berita ekonomi, angka jobless claims tercatat relatif inline dengan estimasi konsensus (aktual 261.000 vs estimasi 270.000).

"Hal ini menunjukkan masih kuatnya lapangan pekerjaan di AS," ungkap Samuel Research Team, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Jumat, 12 Januari 2018.

Harga minyak dunia menguat dan mencapai USD69,3 per barel, harga tertinggi dalam tiga tahun terakhir. Penguatan harga minyak ini dipicu oleh perkiraan pertumbuhan permintaan yang lebih kuat dari estimasi akibat positifnya pertumbuhan ekonomi global, pemangkasan produksi OPEC dan faktor risiko geopolitik global saat ini.

"Cadangan minyak AS tercatat turun 4,9 juta barel menjadi 419,5 juta di minggu ini. Harga emas juga ditransaksikan menguat ke USD1.324 per toz," sebut Samuel Research Team.

Selain itu, Samuel Research Team menambahkan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan kembali menguat mengikuti bursa global meski kegiatan usaha di Indonesia pada kuartal IV-2017 tercatat lebih lambat dibandingkan dengan kuartal III-2017. Pelambatan ini ini berdasarkan hasil Survei Kegiatan Usaha (SKDU) oleh Bank Indonesia.

"Survei menunjukkan Saldo Bersih Tertimbang (SBT) di kuartal IV-2017 hanya sebesar 7,4 persen atau lebih rendah dibandingkan dengan kuartal III-2017 yang sebesar 14,3 persen. Nilai tukar rupiah menguat tipis ke Rp13.400, dan pasar EIDO naik," pungkas Samuel Research Team.


(ABD)


Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

13 hours Ago

Kepailitan Sariwangi AEA dan anak usahanya yaitu PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung (…

BERITA LAINNYA