Antisipasi Melemahnya Rupiah, Pertamina Alokasi Hedging 20%

Husen Miftahudin    •    Kamis, 06 Sep 2018 18:00 WIB
pertamina
Antisipasi Melemahnya Rupiah, Pertamina Alokasi <i>Hedging</i> 20%
Direktur Keuangan Pertamina Arief Budiman. Medcom/Husen Miftahudin.

Jakarta: PT Pertamina (Persero) menyatakan telah melakukan lindung nilai atau hedging sebanyak 20 persen. Langkah tersebut sebagai antisipasi perseroan terhadap tren pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD).

"Kita mengikuti aturan Bank Indonesia, kita melakukan hedging 20 persen," kata Direktur Keuangan Pertamina Arief Budiman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis, 6 September 2018.

Pertamina, lanjut Arief, juga melakukan pemilahan terhadap aksi jual-beli perseroan. Bila dianggap tak rasional, Pertamina tak akan melakukan pembelian.

"Kita masih ada credit line, jadi kalau harganya kita anggap enggak rasional ya kita enggak akan membeli," bebernya.

Berdasarkan stress test yang dilakukan Pertamina, jelas dia, ketahanan nilai tukar rupiah masih dalam batas aman bagi perseroan. Pun berdasarkan analisa, pelemahan rupiah terhadap USD tak akan berlangsung lama.

"Kondisi yang sekarang kalau menurut kami, (pelemahan rupiah) ini kami yakini tidak akan bertahan lama," pungkas Arief.  

 


(SAW)