IHSG Berpotensi Rebound

Angga Bratadharma    •    Senin, 14 Aug 2017 09:08 WIB
ihsg
IHSG Berpotensi <i>Rebound</i>
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bursa Amerika Serikat (AS) mengalami penguatan pada Jumat lalu menyusul ketegangan di Korea Utara yang agak mereda. Sementara itu, data inflasi yang lebih rendah dari ekspektasi membuat pasar menilai peluang kenaikan Fed Fund Rate (FFR) di September nanti semakin kecil.

"Dolar index sedikit melemah sementara harga sejumlah komoditas termasuk batu bara dan minyak meningkat pada Jumat lalu," ungkap Samuel Research Team, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Senin 14 Agustus 2017.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan sebanyak 1,0 persen pada akhir minggu lalu dengan dana asing mencatatkan net sell Rp1,1 triliun di pasar reguler. Hari ini, IHSG berpotensi rebound seiring penguatan bursa AS dan sejumlah bursa pagi ini.

"Di minggu ini akan ada rilis FOMC minutes yang dapat memberikan petunjuk mengenai Fed rate dan dapat mewarnai pergerakan bursa secara global," tutur Samuel Research Team.

Di sisi lain, Kepala Analis PT Indosurya Mandiri Sekuritas William Suryawijaya m‎engatakan, indeks terlihat akan berada dalam rentang konsolidasi wajar. Sebab, pada minggu ini pendek, sehingga pergerakan tidak akan bergerak signifikan.

Indeks, lanjut William, ‎terlihat akan menguji support level 5.753 yang diprediksi masih akan kuat bertahan, dengan target resisten 5.845 yang masih akan mampu ditembus dalam beberapa hari mendatang.

"Indeks meski akan terjadi konsolidasi wajar, tapi tetap berpotensi melenggang di zona hijau," pungkas William.


(ABD)