Wapres: Oknum Penyimpan Dolar AS Bakal Rugi

Dheri Agriesta    •    Kamis, 06 Sep 2018 18:06 WIB
rupiah
Wapres: Oknum Penyimpan Dolar AS Bakal Rugi
Wapres Jusuf Kalla. MI/Bary.

Jakarta: Nilai tukar rupiah terus menguat setelah kemarin sempat menyentuh Rp15 ribu per USD. Wakil Presiden Jusuf Kalla menyebut oknum yang sengaja menahan dan tak mau menukar dolar akan merugi.

"Mereka tahu kita cenderung bisa mengendalikannya, ya simpan-simpan dollarnya nanti rugi belakangan itu," kata Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis, 6 September 2018.

Kalla menyebut nilai tukar rupiah terhadap dolar terus menguat dibandingkan kemarin. Ia menilai, penguatan nilai tukar rupiah disebabkan beberapa kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. Tapi, Kalla tak merinci kebijakan apa saja yang dimaksud. 

"Artinya (nilai tukar) jam-jam ini turun," jelas Kalla.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Kamis pagi tercatat perkasa dibandingkan dengan perdagangan sore di hari sebelumnya di posisi Rp14.938 per USD. Intervensi yang dilakukan Bank Indonesia (BI) dan pemerintah mulai membuahkan hasil karena rupiah bergerak ke level Rp14.800 per USD.

Mengutip Bloomberg, Kamis, 6 September 2018, nilai tukar rupiah perdagangan pagi dibuka menguat ke Rp14.875 per USD. Sedangkan day range nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp14.875 per USD dengan year to date return di 9,74 persen. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.620 per USD.



(SAW)


Kemenkeu Masih Tunggu Proposal Baru Investor Merpati

Kemenkeu Masih Tunggu Proposal Baru Investor Merpati

40 minutes Ago

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) masih menunggu proposal baru dari calon investor yang akan meny…

BERITA LAINNYA