IHSG Perdagangan Pagi Dibuka Melemah ke 6.577

Angga Bratadharma    •    Rabu, 14 Feb 2018 09:14 WIB
ihsg
IHSG Perdagangan Pagi Dibuka Melemah ke 6.577
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Jakarta: Reli Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu pagi terlihat tidak terjadi dan terhempas ke zona merah. Sejauh ini, belum ada setimen positif signifikan yang memperkuat 'otot-otot' IHSG agar terus melaju tajam di zona hijau.

IHSG Rabu, 14 Februari 2018, perdagangan pagi dibuka melemah 1,07 poin atau setara 0,0 persen ke posisi 6.577. Sedangkan LQ45 melemah 0,27 poin atau setara 0,0 persen ke posisi 1.108 dan JII menguat 0,18 poin atau setara 0,0 persen ke posisi 775.

Pagi ini, seluruh sektor bergerak bervariasi. Sektor pertambangan menguat 11,86 poin, sektor keuangan menguat 0,76 poin, dan sektor properti menguat 0,50 poin. Sedangkan sektor konsumer melemah 10,56 poin, sektor manufaktur melemah 4,36 poin, dan sektor perdagangan melemah 0,76 poin.


Sumber: IMQ21

Adapun volume perdagangan pagi tercatat sebanyak 45 juta lembar saham senilai Rp53 miliar. Sebanyak 59 saham menguat, sebanyak 21 saham melemah, sebanyak 39 saham tidak berubah, dan sebanyak 495 saham tidak mengalami perdagangan.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average bertambah 39,18 poin atau 0,16 persen menjadi ditutup di 24.640,45 poin. Indeks S&P 500 meningkat 6,94 poin atau 0,26 persen menjadi berakhir di 2.662,94 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup bertambah 31,55 poin atau 0,45 persen menjadi 7.013,51 poin.


Sumber: IMQ21

Untuk perusahaan-perusahaan Tiongkok yang tercatat di Amerika Serikat, saham raksasa e-commerce Tiongkok, Alibaba, naik 1,02 persen menjadi berakhir di USD179,25, sementara saham perusahaan teknologi lainnya Baidu melonjak 1,79 persen menjadi USD225,60.

Pekan lalu, ketiga indeks utama merosot lebih dari lima persen, mencatat kinerja terburuk mingguan mereka dalam waktu sekitar dua tahun. Para pedagang mengatakan langkah para investor untuk mengunci keuntungan, dikombinasikan dengan kekhawatiran tentang suku bunga, telah mengirim ekuitas ke wilayah koreksi.

 


(ABD)


Analis: Krisis Turki Bisa Tekan Rupiah ke Level Rp14.700/USD

Analis: Krisis Turki Bisa Tekan Rupiah ke Level Rp14.700/USD

2 hours Ago

Nilai tukar rupiah menghadapi tekanan jual yang tinggi karena krisis ekonomi di Turki menggangg…

BERITA LAINNYA