Nilai Transaksi Harian BEI Naik 68,49% dalam Sepekan

Ade Hapsari Lestarini    •    Sabtu, 02 Dec 2017 18:03 WIB
ihsgbei
Nilai Transaksi Harian BEI Naik 68,49% dalam Sepekan
Ilustrasi. (FOTO: MI/Usman Iskandar)

Jakarta: PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat rata-rata nilai transaksi harian mengalami kenaikan 68,49 persen pada pekan ini menjadi Rp11,39 triliun dari Rp6,76 triliun.

Mengutip siaran persnya, Sabtu, 2 Desember 2017, rata-rata volume transaksi harian sepekan terakhir juga meningkat 43,74 persen menjadi 14,82 miliar unit saham dari 10,31 miliar unit saham sepekan sebelumnya.

Selain itu, rata-rata frekuensi transaksi harian pekan ini juga meningkat 18,75 persen menjadi 357,68 ribu kali transaksi dari 301,19 ribu kali transaksi pada pekan lalu.

Sedangkan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan ini mengalami perubahan 1,89 persen menjadi 5.952,13 poin dari 6.067,14 poin sepekan sebelumnya.

Sementara nilai kapitalisasi pasar BEI juga berubah 1,85 persen menjadi Rp6.592,14 triliun dari Rp6.716,37 triliun sepekan sebelumnya.

Investor asing kembali mencatatkan aksi jual bersih pada pekan ini dengan nilai Rp8,94 triliun. Sepanjang tahun ini, investor asing mencatatkan jual bersih Rp35,55 triliun.

Pencatatan Saham

Di sisi lain, satu perusahaan PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk melakukan pencatatan perdana saham pada Kamis, 30 November 2017. Perusahaan tercatat dengan kode saham WEGE ini menjadi perusahaan yang ke-30 yang melakukan pencatatan perdana saham di 2017, dan menjadi Perusahaan Tercatat yang ke-560 di BEI.

Terdapat dua pencatatan obligasi berkelanjutan di BEI pada pekan akhir bulan November yang dilakukan pada hari yang sama, Rabu, 29 November 2017. Pertama Obligasi Berkelanjutan II Lautan Luas Tahap II Tahun 2017 yang dicatatkan dengan nilai nominal sebesar Rp650 miliar.

Kedua, Obligasi Berkelanjutan II Summarecon Agung Tahap II Tahun 2017 yang dicatatkan dengan nilai nominal sebesar Rp800 miliar.

Dengan pencatatan ini maka total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 349 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp387,57 triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 113 emiten.

Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 94 seri dengan nilai nominal Rp2.115,07 triliun dan USD200 juta, serta 10 emisi Efek Beragun Aset (EBA) senilai Rp8,5 triliun.


(AHL)