PTBA Bidik Kuasai Produksi Batu Bara Nasional

Annisa ayu artanti    •    Jumat, 14 Apr 2017 16:55 WIB
ptba
PTBA Bidik Kuasai Produksi Batu Bara Nasional
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Bukit Asam (Persero) Tbk akan terus meningkatkan produksinya dari tahun ke tahun. Hal itu dilakukan untuk menjadikan perseroan sebagai perusahaan yang menguasai produksi batu bara nasional.

Direktur Utama Bukit Asam Arviyan Arifin mengungkapkan, untuk tahun ini kapasitas produksi perusahaan berkode emiten PTBA tersebut memang mengalami peningkatan. Peningkatan tersebut terjadi karena target penjualan Bukit Asam juga mengalami peningkatan sekitar 30 persen.

"(Tambahan kapasitas produksi) kan target penjualan kita naik 30 persen," kata Arviyan di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, seperti diberitakan Jumat 14 April 2017.

Arviyan mengatakan, perusahaan batu bara pelat merah ini terus melebarkan sayap agar pangsa pasar perusahaan juga terus bertambah. Saat ini penjualan batu bara sebesar 27 juta ton dan diharapkan terus meningkat.

Baca: 2017, Bukit Asam Ekspansi ke Sektor Non-Tambang

"Rencana kita mungkin angka yang signifikan lah sebagai perusahaan negara yang memiliki kapasitas menguasai produksi batu bara nasional. Target kita ke sana," ungkap dia.

Ia menuturkan, melalui holding BUMN pertambangan diharapkan bisa menguasai produksi batu bara nasional lebih banyak lagi. Setidaknya, ia menargetkan 40 persen produksi batu bara dikuasai holding BUMN pertambangan yang didalamnya terdapat Bukit Asam.

"Kalau bisa sampai 40 persenan lah kita kuasai. Cita-cita saya begitu, agar mayoritas produksi batu bara dimiliki PTBA," ujar dia.

Arviyan menambahkan, penambahan kapasitas produksi ini dilakukan secara gradual setiap tahun. Sebagian besar produksi yang dilakukan perseroan dialokasikan untuk kebutuhan pasokan batu bara PT PLN (Persero).

"Dengan demikian, dengan memiliki kapasitas produksi yang signifikan, katakan lah 40 persen produksi nasional, maka, kelangsungan supply batu bara ke PLN pun terjamin," tutup dia.


(AHL)