Awali 2019, Rupiah Dibuka Melempem ke Rp14.446/USD

Angga Bratadharma    •    Rabu, 02 Jan 2019 09:03 WIB
kurs rupiah
Awali 2019, Rupiah Dibuka Melempem ke Rp14.446/USD
Ilustrasi (MI/SUSANTO)

Jakarta: Gerak nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Rabu pagi atau di awal 2019 terlihat terhempas dibandingkan dengan perdagangan sore sebelumnya di posisi Rp14.390 per USD. Meski demikian, terdapat peluang untuk rupiah berbalik arah ke zona hijau sejalan dengan adanya January Effect.

Mengutip Bloomberg, Rabu, 2 Januari 2019, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka tertekan ke Rp14.446 per USD. Day range nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp14.439 hingga Rp14.446 per USD dengan year to date return di 0,35 persen. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.226 per USD.

Di sisi lain, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal 2019 diprediksi bergerak di zona hijau. Hal itu lantaran adanya optimisme para investor dan January Effect. Dengan kondisi itu diharapkan tidak memudahkan IHSG terhempas ke zona negatif.

Selain itu, Research Analyst Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper mengatakan secara teknikal pergerakan IHSG masih berada di rentang tren bullish uptrend channel. "IHSG diprediksi menguat," kata Dennies, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta.

Dennies menuturkan gerak IHSG pada hari pertama perdagangan 2019 akan berada di rentang support 6.158 sampai 6.176 dan rentang resisten 6.212 sampai 6.230. Beberapa saham yang direkomendasikan yakni saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT XL Axiata Tbk (EXCL).

Prediksi yang sama juga dikatakan Analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya WIjaya. Ia menilai  hari ini IHSG berpeluang menguat. Beberapa sentimen yang mendorong pergerakan IHSG adalah data perekonomian Indonesia, inflasi terkendali, dan data jumlah wisatawan mancanegara yang diperediksi meningkat.

 


(ABD)