IHSG Akhir Pekan Merekah

Angga Bratadharma    •    Jumat, 07 Sep 2018 09:10 WIB
ihsg
IHSG Akhir Pekan Merekah
Ilustrasi (MI/RAMDANI)

Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat pagi terpantau melakukan reli dan berhasil berbaris di area hijau seiring hadirnya katalis positif dari dalam negeri. Namun, tetap perlu diwaspadai adanya ketidakpastian ekonomi global yang berasal dari meningkatnya sengketa perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dengan mitra dagang utamanya.

IHSG Jumat, 7 September 2018, perdagangan pagi dibuka naik tipis sebanyak 5,10 poin atau setara 0,1 persen ke posisi 5.781. Sedangkan LQ45 melonjak sebanyak 0,45 poin atau setara 0,0 persen ke posisi 910 dan JII melesat sebanyak 0,88 poin atau setara 0,1 persen ke posisi 622.

Pagi ini, seluruh sektor bergerak bervariasi dengan didominasi di zona hijau. Sektor konsumer melesat sebanyak 9,74 poin, sektor manufaktur naik sebanyak 3,33 poin, dan sektor perkebunan menguat sebanyak 2,89 poin. Sedangkan sektor keuangan melemah sebanyak 1,11 poin.

Volume perdagangan pagi tercatat sebanyak 328 juta lembar saham senilai Rp288 miliar. Sebanyak 132 saham terlihat melonjak, sebanyak 84 saham terpantau merosot, sebanyak 106 saham tidak berubah, dan sebanyak 333 saham tidak mengalami perdagangan.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average naik 20,88 poin atau 0,08 persen menjadi berakhir di 25.995,87 poin. Sementara itu, indeks S&P 500 turun 10,55 poin atau 0,37 persen menjadi ditutup pada 2.878,05 poin. Indeks Komposit Nasdaq berkurang 72,45 poin atau 0,91 persen menjadi berakhir di 7.922,73 poin.

Pembuat cip AS termasuk di antara saham-saham yang berkinerja terburuk di sektor teknologi. Saham Micron Technology dan Lam Research masing-masing jatuh 9,87 persen dan 6,97 persen, ketika pasar ditutup. Apple, Amazon, Facebook dan Twitter juga berkinerja buruk.

Sementara itu, para pelaku pasar terus mengawasi pembicaraan perdagangan antara Amerika Serikat dan Kanada dan mencerna beberapa data ekonomi. Negosiator dari Amerika Serikat dan Kanada melanjutkan perundingan perdagangan untuk menjembatani perbedaan mereka pada Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA).

 


(ABD)


Kemenkeu Masih Tunggu Proposal Baru Investor Merpati

Kemenkeu Masih Tunggu Proposal Baru Investor Merpati

43 minutes Ago

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) masih menunggu proposal baru dari calon investor yang akan meny…

BERITA LAINNYA