Analis Perkirakan Gerak IHSG Menguat

Annisa ayu artanti    •    Rabu, 11 Jul 2018 09:21 WIB
ihsg
Analis Perkirakan Gerak IHSG Menguat
Ilustrasi (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Jakarta: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diprediksi menguat dibandingkan dengan perdagangan kemarin. Penguatan terjadi lantaran pelaku pasar masih memanfaatkan sentimen yang ada. Namun, tetap perlu diwaspadai lantaran efek negatif dari perang dagang masih membayangi.

Senior Analyst CSA Research Institute Reza Priyambada mengatakan pelaku pasar masih memanfaatkan sentimen yang ada di mana pergerakan indeks saham Asia masih bergerak positif sebagai imbas dari kembali positifnya laju bursa saham Amerika Serikat (AS) sebelumnya.

"Saham-saham berkapitalisasi besar kembali diburu pelaku pasar, terutama asing yang kembali mencatatkan nett buy senilai Rp133,63 miliar turut mendukung kenaikan IHSG," kata Reza, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Rabu, 11 Juli 2018.

Meski laju rupiah sedikit tertekan, Reza mengatakan, namun hal itu masih dapat diimbangi dengan positifnya pergerakan pasar obligasi sehingga tidak menghalangi IHSG untuk kembali berada di zona hijaunya. Pergerakan IHSG diprediksi kembali mampu berada di atas target resisten di kisaran 5.828-5.842.

Sejumlah sentimen positif diharapkan dapat memberikan imbas positif pada berlanjutnya kenaikan IHSG sepanjang tidak dimanfaatkan pelaku pasar untuk aksi ambil untung. Diharapkan IHSG selanjutnya dapat bertahan di atas support 5.836-5.864 untuk mengonfirmasi kenaikan lanjutan tersebut. Resisten diharapkan dapat menyentuh kisaran 5.908-5.921.

Adapun beberapa saham yang direkomendasikan Reza hari ini di antaranya PT United Tractors Tbk (UNTR), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM), PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID), dan PT Kimia Farma Tbk (KAEF).

 


(ABD)