Indeks Diprediksi Lanjutkan Penguatan ke 6.610

Dian Ihsan Siregar    •    Selasa, 13 Mar 2018 09:18 WIB
ihsg
Indeks Diprediksi Lanjutkan Penguatan ke 6.610
Ilustrasi (FOTO ANTARA/Rosa Panggabean)

Jakarta: Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melanjutkan proses kenaikan di sepanjang hari ini. Kenaikan IHSG diharapkan bisa menghalangi potensi pembalikan arah dan tidak dimanfaatkan pelaku pasar untuk melakukan aksi ambil untung.

"Secara tren, IHSG mencoba untuk berbalik menguat. Jika terjadi, tren ini dapat kembali berlanjut," ungkap ‎Analis Senior Binaartha Parama Sekuritas Reza Priyambada, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Selasa, 13 Maret 2018.

Senada dengan Reza, ‎Analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Suryawijaya‎ memperkirakan, jika indeks berpeluang kembali menguat, sekaligus akan melewati fase konsolidasi. "IHSG terlihat sedang berusaha untuk melewati rentang konsolidasi," ujar William.

Dengan kembali menguat, lanjut William, memberi peluang kenaikan indeks di jangka menengah dan panjang. Apabila ada koreksi wajar, ‎dapat dimanfaatkan sebagai peluang untuk mengakumulasi pembelian.


Sumber: Samuel Sekuritas Indonesia

"S‎aat ini IHSG memiliki support terdekat yang berupaya dipertahankan pada level 6.402, sedangkan target resisten terdekat yang berusaha ditembus di posisi 6.610," sebut William.

M‎engamati keadaan tersebut, William merekomendasikan kepada pelaku pasar untuk mencermati beberapa pergerakan saham seperti PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL), PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM).

‎Kemudian, cermati pula gerak saham, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), dan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM).


(ABD)


Pengalihan Komando BP Batam Disebut Membuat Gaduh

Pengalihan Komando BP Batam Disebut Membuat Gaduh

3 hours Ago

Pengalihan komando Pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam kepa…

BERITA LAINNYA