Pelemahan Indeks Berpeluang Terjadi

Dian Ihsan Siregar    •    Senin, 12 Feb 2018 08:46 WIB
ihsg
Pelemahan Indeks Berpeluang Terjadi
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Jakarta: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di sepanjang hari ini diperkirakan kembali tertahan di zona merah. Kondisi itu lantaran sepanjang di akhir pekan kemarin berada di bawah kisaran ‎6.524-6.532.

"‎Maraknya aksi jual akan membawa IHSG kembali berada di zona merah," kata ‎Analis Senior Binaartha Parama Sekuritas Reza Priyambada‎, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Senin, 12 Februari 2018.

Reza mengatakan ‎aksi jual bisa lebih terbatas sehingga tren pelemahan IHSG bisa tertahan. Namun, tetap waspadai masih adanya aksi ambil untung yang dapat membuat IHSG kembali melemah. "Indeks diperkirakan akan berada di kisaran 6.482-6.528," ungkap Reza.

Sementara itu, ‎Analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Suryawijaya menambahkan, indeks akan ditopang oleh beberapa faktor. Sehingga posisi melemah akan berubah ke zona hijau.

"Masih stabilnya nilai rupiah dan masih kuatnya harga komoditas dan masih berlangsungnya rilis kinerja emiten yang sudah terlansir cukup baik, maka‎ akan memberikan dorongan ke IHSG," kata William.

‎Selain itu, masih kata William, faktor pendukung lainnya adalah masih kuatnya fundamental ekonomi nasional. "Hal itu menunjukkan kondisi dalam keadaan stabil. S‎ehingga menambah daya tarik bagi investor yang akan memulai langkah investasi di awal tahun," terang William.

‎M‎engamati keadaan tersebut, William merekomendasikan kepada pelaku pasar untuk mencermati beberapa pergerakan saham seperti PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT ‎Mayora Indah Tbk (MYOR)‎, dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP).

‎Kemudian, cermati pula gerak saham PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM), PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI)‎, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON), dan ‎PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM).


(ABD)