Rupiah Tertekan ke Rp13.543/USD

Ade Hapsari Lestarini    •    Jumat, 10 Nov 2017 16:45 WIB
kurs rupiah
Rupiah Tertekan ke Rp13.543/USD
Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/AKBAR NUGROHO GUMAY)

Jakarta: Gerak nilai tukar rupiah terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (AS) terus tertekan di akhir pekan. Pergerakan rupiah setali tiga uang dengan indeks harga saham gabungan (IHSG) yang melemah.

Bloomberg Jumat 10 November 2017 mencatat, rupiah ditutup ke level Rp13.543 per USD dibandingkan dengan pembukaan pagi yang berada di Rp13.511 per USD.

Mata uang Garuda ini terpantau terkoreksi hingga mencapai 27 poin atau setara 0,20 persen. Adapun rentang gerak rupiah sepanjang hari ini berada di posisi Rp13.508-Rp13.579 per USD.

Sementara itu, rupiah berdasarkan data Yahoo Finance berada di level Rp13.522 per USD. Gerak rupiah melemah hingga mencapai 12 poin atau setara 0,09 persen. Selain itu, berdasarkan kurs referensi Bank Indonesia (BI), Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (Jisdor), rupiah diperdagangkan di level Rp13.514 per USD.

Analis Senior PT Binaartha Sekuritas, Reza Priyambada‎ sebelumnya memprediksikan bahwa nilai rupiah berpeluang bertengger kembali ke zona hijau, asalkan mata uang dolar AS (USD) kembali melemah.

"Dengan asumsi pergerakan USD dapat kembali melemah dan pergerakan mata uang lainnya yang mencoba terapresiasi, maka rupiah pun memiliki peluang untuk dapat kembali melanjutkan pergerakan positifnya," ujar Reza dalam riset hariannya.


(AHL)