BEI Monitor Terus Kejadian Badai di AS dan Konflik Korut

Dian Ihsan Siregar    •    Senin, 11 Sep 2017 18:47 WIB
bei
BEI Monitor Terus Kejadian Badai di AS dan Konflik Korut
IHSG. MI/RAMDANI.

M‎etrotvnews.com, Jakarta: PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bakal merespos dan memantau terus kejadian badai Harvey dan badai Irma, serta konflik yang dialami Korea Utara terkait perang nuklir dengan Amerika Serikat (AS). Sebab, sudah banyak bursa yang terkena dampaknya akibat dua kejadian tersebut, khususnya bursa Wall Street.

"Bursa memonitor perkembangan yang terjadi di global," kata Direktur ‎Penilaian Perusahaan BEI, Samsul Hidayat kepada Metrotvnews.com, Senin 11 September 2017.

Walaupun memonitor secara khusus, bilang Samsul, bursa tidak bisa memutuskan realisasi transaksi jual atau beli yang dilakukan investor pasar modal Indonesia. Karena, hanya investor yang memiliki wewenang secara khusus dalam transaksi di bursa.

Bursa, lanjut Samsul, hanya bisa memastikan bahwa perusahaan tercatat menyampaikan keterbukaan informasinya secara gamblang. Sehingga, pelaku pasar mengetahui secara jelas semua kinerja bisnis emiten yang ada di pasar modal.

"Iya dong, kita cuma bisa pastikan keterbukaan informasi para emiten. Selebihnya tidak, apalagi untuk memastikan langkah aksi dan jual beli para investor," tegas Samsul.

Samsul menyatakan, meski ada dua faktor besar yang datang dari global, bursa masih tetap optimistis untuk kinerja ke depannya. Sebab, pasar saham sudah mengalami pertumbuhan yang cukup baik hingga saat ini.

"So far, sampai hari ini market kita masih plus 17 poin. Jadi kita masih optimistis," tukas Samsul.

Sebagai catatan, gerak Indeks Harga Saham Gabungan hingga saat ini telah mencapai posisi 5.874,75, atau naik 17 poin bila dibanding pembukaan perdagangan tadi pagi sebesar 5.863,24. Level tertinggi bursa di sepanjang hari ini sebesar 5.877.





(SAW)