Rupiah Perdagangan Pagi Stabil di Rp13.760/USD

Angga Bratadharma    •    Kamis, 08 Mar 2018 08:31 WIB
kurs rupiah
Rupiah Perdagangan Pagi Stabil di Rp13.760/USD
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)

Jakarta: Gerak nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Kamis pagi tercatat stabil dibandingkan dengan perdagangan sore di hari sebelumnya di posisi Rp13.760 per USD. Perlu ada kewaspadaan lantaran pengenaan tarif impor oleh Amerika Serikat bisa memberikan efek terhadap pergerakan nilai tukar rupiah.

Mengutip Bloomberg, Kamis, 8 Maret 2018, nilai tukar rupiah perdagangan pagi dibuka stabil di Rp13.760 per USD. Sedangkan day range nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp13.759 hingga Rp13.771 per USD dengan year to date return di minus 1,51 persen. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.562 per USD.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average kehilangan 82,76 poin atau 0,33 persen menjadi ditutup pada 24.801,36 poin. Indeks S&P 500 mengalami penurunan 1,32 poin atau 0,05 persen menjadi berakhir di 2.726,80 poin. Sementara itu, Indeks Komposit Nasdaq ditutup naik 24,64 poin atau 0,33 persen menjadi 7.396,65 poin.


Sumber: Bloomberg

Pasar ekuitas AS mengurangi beberapa kerugian pada akhir perdagangan setelah Gedung Putih mengisyaratkan Kanada dan Meksiko dapat dibebaskan dari rencana tarif yang diajukan oleh Presiden AS Donald Trump. Trump diperkirakan akan merilis rincian lebih lanjut mengenai tarifnya akhir pekan ini.

Pasar saham berada di bawah tekanan pada awal sesi karena Kepala Penasihat Ekonomi Trump Gary Cohn mengundurkan diri dari jabatannya. Cohn, seorang globalis di dalam Gedung Putih, telah melakukan upaya terakhir untuk menghentikan rencana tarif baru Trump pada baja dan aluminium.

Para analis mengatakan Cohn yang dipandang sebagai benteng pertahanan terhadap kekuatan proteksionis di pemerintah, kalah dalam pertarungan atas rencana Trump untuk pengenaan tarif impor yang besar pada baja dan aluminium. Kepergiannya menimbulkan kekhawatiran tentang potensi perang dagang dalam waktu dekat.

 


(ABD)