SMF Sosialisasi EBA-SP ke Pelaku Jasa Keuangan

Kautsar Widya Prabowo    •    Jumat, 09 Feb 2018 12:03 WIB
sarana multigriya finansial
SMF Sosialisasi EBA-SP ke Pelaku Jasa Keuangan
Direktur SMF Heliantopo (kedua dari kanan). (Foto: medcom.id/Kautsar Widya)

Jakarta: PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menggelar sosialisasi dan edukasi Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi (EBA-SP) kepada pelaku jasa keuangan.

Direktur SMF Heliantopo menjelaskan sosialisasi bertajuk peluang dan prospek EBA-SP bagi lembaga jasa keuangan ini merupakan upaya aktif SMF dalam rangka memberikan informasi dan pemahaman terkait instrumen EBA-SP kepada pelaku jasa keuangan.

"Tujuan dari sosialisasi tersebut untuk meningkatkan pemahaman stakeholder khususnya para pelaku jasa keuangan terkait EBA-SP, yang merujuk kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 20/POJK.04/2017 juncto POJK Nomor 23/POJK.04/2014," ujar Heliantopo di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat, 9 Febuari 2018.

OJK telah menetapkan EBA-SP sebagai pilihan produk yang baik bagi investor. Hal ini sesuai dengan surat dari OJK perihal surat imbauan untuk menempatkan dana pada EBA-SP yang diterbitkan oleh perusahaan pembiayaan sekunder perumahaan.

EBA-SP memiliki keuntungan, dipersamakan dengan Surat Berharga Negara (SBN) sesuai kriteria ketentuan POJK Nomor 36/2016. EBA-SP yang diterbitkan SMF telah memiliki rating AAA dari Perfindo, lembaga pemberi rating efek Indonesia. Rating tersebut mencerminkan kemampuan dan kemauan untuk membayar kewajiban tepat waktu sangat kuat.

Selain itu sosialisasi tersebut dapat mendukung pengembangan pasar pembiayaan sekunder perumahan (PSPP) demi mendukung program satu juta rumah yang telah dicanangkan oleh pemerintah.

"Investor diharapkan menjadi semakin confidence (percaya diri) untuk berinvestasi pada efek yang diterbitkan oleh SMF, baik berbentuk EBA-SP, maupun surat utang (obligasi dan MTN), mengingat SMF merupakan BUMN yang dimiliki 100 persen oleh pemerintah dengan peringkat idAAA dari Pefindo baik secara korporasi maupun surat utangnya," pungkas dia.

Sejak 2009 sampai 2017 SMF telah memfasilitasi 11 kali transaksi sekuritisasi. Sedangkan, untuk kerja sama pembiyaan, SMF juga telah bekerja sama dengan bank umum, bank syariah, Bank Pembangunan Daerah (BPD), dan perusahaan pembiayaan.


(AHL)