Kepemilikan Saham Swasta di Patimban Masih Dilelang

Dian Ihsan Siregar    •    Senin, 09 Jul 2018 13:48 WIB
astra internationalpelindo ii
Kepemilikan Saham Swasta di Patimban Masih Dilelang
Ilustrasi pelabuhan. (FOTO: ANTARA/Septianda)

Jakarta: PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) membantah jika grup PT Astra Internasional Tbk (ASII) masuk ke dalam kepemilkan Pelabuhan Patimban. Seperti diketahui, pemerintah bersama konsorsium Jepang membuka peluang swasta untuk ikut berpartisipasi dalam memiliki saham di Patimban.

Direktur Utama Indonesia Kendaraan Terminal Chiefy Adi Kusmargono menyatakan porsi kepemilikan saham untuk swasta masih proses dalam lelang.

Kini, konsorsium Jepang telah mengambil 49 persen saham Patimban, sedangkan Pelindo II memiliki 26 persen saham. Itu bisa diartikan, jika 25 persen lagi masih dalam tahap proses lelang.

"Bukan (bukan Astra yang mengambil‎ 25 persen saham Pelabuhan Patimban). Masih dalam lelang," ucap dia, ditemui di Gedung BEI, SCBD Sudirman, Jakarta, Senin, 9 Juli 2018.

Sebelumnya beredar kabar jika Astra ingin masuk ke Pelabuhan Patimban. Jika itu terjadi, maka anak usaha Pelindo II terancam kehilangan potensi pendapatan.

Adi mengaku, Astra merupakan salah satu pelanggan terbesar di Pelabuhan Patimban. Meski begitu, Indonesia Kendaraan Terminal (IKT) yang akan mengoperasikan kendaraan di Pelabuhan Patimban.

"Nanti induk usaha kami jadi pemilik di situ. Kami yang akan jadi operatornya di sana. Jadi Patimban itu bukan pesaing kita," terang dia.

Adapun sudah ada beberapa perusahaan otomotif besar yang akan mendatangkan kendaraannya melalui Patimban, yakni Hino dan Nissan. Sedangkan Toyoya, Honda, dan Mitsubishi masih lewat Tanjung Priok, Jakarta Utara. "Jadi tidak khawatir, pasarnya masih satu persen (Hino dan Nissan)," tukas dia.

 


(AHL)