Laju IHSG Diprediksi Rebound

Annisa ayu artanti    •    Rabu, 15 Aug 2018 09:00 WIB
ihsg
Laju IHSG Diprediksi <i>Rebound</i>
Ilustrasi (MI/PANCA SYURKANI)

Jakarta: Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi rebound hari ini meski krisis Turki masih memberi dampak. Akan tetapi, membaiknya indikator perekonomian Indonesia bisa memberikan efek positif terhadap kuatnya IHSG di zona hijau.

Vice President Research Department Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan pergerakan IHSG hari ini akan dipengaruhi oleh hasil rilis data perekonomian tentang neraca perdagangan. Data neraca perdagangan disinyalir masih menunjukkan kondisi fundamental perekonomian yang stabil sehingga dapat menopang pola gerak IHSG.

Sedangkan kondisi nilai tukar rupiah terhadap USD terlihat masih akan cukup stabil mengingat USD indeks yang tidak terlalu bergerak fluktuatif. "Hari ini IHSG berpotensi menguat di kisaran 5.717-5.988," kata William, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Rabu, 15 Agustus 2018.

Sementara itu, Analis Binaartha Technical Research Nafan Aji memprediksi IHSG menguat hari ini. Namun, ia tidak menampik, krisis finansial Turki masih memberikan pengaruh bagi para pelaku pasar untuk mengambil aksi ambil untung. Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki kisaran pada level 5.712 hingga 5.655.

Sementara itu, resisten pertama maupun kedua memiliki kisaran pada level 5.859 hingga 5.948. Berdasarkan indikator, MACD sudah membentuk pola dead cross di area negatif. Namun demikian, Stochastic dan RSI sudah menunjukkan oversold atau jenuh jual.

"Maka pergerakan indeks saham berpotensi rebound," ucap dia.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor hari ini adalah PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI), PT United Tractors Tbk (UNTR), dan PT Wika Gedung Tbk (WEGE).

Lalu, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL), PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM), PT Jasa Marga Tbk (JSMR), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), dan PT Nippon Indosari Corporindo Tbk (ROTI).

 


(ABD)