Indeks Diperkirakan Kembali Dibayangi Aksi Jual Investor

Dian Ihsan Siregar    •    Senin, 19 Jun 2017 09:02 WIB
ihsg
Indeks Diperkirakan Kembali Dibayangi Aksi Jual Investor
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan kembali dibayangi maraknya aksi jual. Apalagi jelang libur Lebaran yang sebentar lagi akan tiba sehingga pelaku pasar kembali tidak akan melakukan aktivitas transaksi.

"Indeks akan mengalami pelemahan dan bergerak di kisaran 5.709-5.765. Aksi jual masih tetap ada, tapi akan tetap berpengaruh dengan berkurangnya hari transaksi pada pekan menjelang libur lebaran," ujar  Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada‎, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Senin 19 Juni 2017.

Senada dengan Reza, Kepala Analis PT Indosurya Mandiri Sekuritas William Suryawijaya‎ menambahkan, pada‎ awal pekan menjelang libur Lebaran, IHSG diperkirakan akan kembali diwarnai aksi jual para investor jangka pendek.

"Hal ini tentunya akan memberikan pengaruh terhadap pola pergerakan IHSG dalam jangka pendek hingga usai libur lebaran," ‎tutur William.

Jjika terjadi koreksi wajar, maka diharapkan kondisi tersebut bisa dimanfaatkan sebagai peluang untuk mengakumulasi pembelian pada saham-saham yang sudah menngalami penunurunan harga lebih rendah. K‎eputusan untuk mengakumulasi pembelian itu tentunya sejalan dengan kondisi jangka menengah dan panjang pada IHSG yang masih berada di jalur uptrend.

"Saat ini support IHSG berada di level 5.676, sedangkan target resisten di level 5.837. ‎Hari ini juga terdapat rilis data perekonomian, seperti penjualan mobil yang akan mendorong kenaikan indeks," tutur William.

M‎engamati keadaan tersebut, William merekomendasikan kepada pelaku pasar untuk mencermati beberapa pergerakan saham seperti PT Astra International Tbk (ASII), PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Selain itu, perlu pula mencermati pergerakan saham seperti PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS), PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR).‎


(ABD)