Pasar Modal Indonesia Belum Mampu Menghijau

Annisa ayu artanti    •    Jumat, 07 Dec 2018 09:02 WIB
ihsg
Pasar Modal Indonesia Belum Mampu Menghijau
Ilustrasi (MI/USMAN ISKANDAR)

Jakarta: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melanjutkan pelemahan mengikuti penurunan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD). Sedangkan gerak saham saham di Wall Street bervariasi karena kekhawatiran perlambatan ekonomi Amerika Serikat (AS) masih berlanjut

Research Analyst Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper meyakini gerak IHSG dibayangi oleh pelemahan rupiah sehingga akan berada di level support 6.065 sampai 6.090 dan resisten 6.135 sampai 6.155.

"IHSG diprediksi melemah. Pelemahan nilai tukar rupiah akan memengaruhi pergerakan," kata Dennies, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Jumat 7 Desember 2018, seraya merekomendasikan kepada Investor untuk mencermati saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA).

Sementara itu, Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi memprediksi laju IHSG bergerak melemah dengan rentang support dan resisten di 6.030-6.130.

Adapun saham-saham yang direkomendasikan Lanjar yakni PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Adaro Energy Tbk (ADRO), dan PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI).

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average turun 79,40 poin atau 0,32 persen, menjadi berakhir di 24.947,67 poin. Indeks S&P 500 berkurang 4,11 poin atau 0,15 persen, menjadi ditutup di 2.695,95 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir meningkat 29,83 poin atau 0,42 persen, menjadi 7.188,26 poin.
    
Imbal hasil surat utang Pemerintah AS bertenor tiga tahun melampaui imbal hasil obligasi AS bertenor lima tahun pada Senin 3 Desember. Kurva imbal hasil terbalik menarik perhatian investor karena statistik historis menunjukkan bahwa ketika imbal hasil jangka pendek diperdagangkan di atas suku bunga jangka panjang, resesi bisa terjadi.


(ABD)


Pengalihan Komando BP Batam Disebut Membuat Gaduh

Pengalihan Komando BP Batam Disebut Membuat Gaduh

1 day Ago

Pengalihan komando Pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam kepa…

BERITA LAINNYA