Industri Migas Fluktuatif, Energi Mega Diversifikasi ke Petrokimia

Ade Hapsari Lestarini    •    Jumat, 09 Feb 2018 13:04 WIB
energi mega persada
Industri Migas Fluktuatif, Energi Mega Diversifikasi ke Petrokimia
Sebuah bus melintas di pabrik polypropylene (bahan dasar pembuat plastik) di Kawasan Industri Cilegon, Banten. (Ilustrasi ANTARAFOTO/Yudhi Mahatma)

Jakarta: PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) melalui anak usahanya PT Energi Mega PTA (Energi) mendirikan fasilitas pabrik yang memproduksi purified terephthalic acid (PTA) berkapasitas 1,6 juta ton per tahun.

Pembangunan tersebut meliputi dua unit pabrik (PTA adalah komponen utama dalam pembuatan polyester). Strategi masuk ke industri petrokimia sebagai usaha diversifikasi dari ENRG sebagai produsen murni minyak dan gas.

"Ini sangat berfluktuasi untuk dapat berkembang dalam bisnis PTA yang lebih stabil serta berbiaya rendah dan memiliki banyak kegunaan aplikasi," jelas Deputi Direktur Utama ENRG Syailendra Bakrie, dalam siaran persnya, Jumat, 9 Februari 2018.

Dia memperkirakan proyek ini akan menghabiskan dana sekitar USD600 juta untuk keperluan tanah, bangunan, instalasi, pekerjaan sipil, pekerjaan listrik dan mekanik, pengujian, dan serah terima akhir ke anak usaha (Energi).

Sejalan dengan misi itu dilakukan penandatanganan dengan Reignwood International Investment (Group) Ltd (Reignwood). Reignwood saat ini memiliki dua unit pabrik tambahan yang diusulkan untuk dijual ke Energi dengan basis engineering, procurement, and construction (EPC).

"Kami mengambil peluang untuk melakukan diversifikasi dengan memasuki bisnis industri petrokimia yang sedang tumbuh dengan arus kas yang stabil. Kami berharap dengan masuk ke industri ini akan menjadi penyeimbang pendapatan dari industri migas yang fluktuatif bagi perseroan di masa mendatang," jelasnya.

Direktur Utama ENRG Imam P Agustino menambahkan pihaknya berharap dapat menyelesaikan transaksi tersebut dan mendapatkan sumber pembiayaan dengan bunga rendah.

"Dan beberapa bank di Tiongkok bisa mendanai akuisisi tersebut pada tahun ini," pungkasnya.


(AHL)