Bakrie Terus Benahi Utang hingga Tahun Depan

Annisa ayu artanti    •    Rabu, 05 Dec 2018 18:46 WIB
bakrie & brothers
Bakrie Terus Benahi Utang hingga Tahun Depan
Bakrie & Brothers. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)

Jakarta: PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) akan terus membenahi utang-utang perusahaan hingga tahun depan.

Direktur Utama BNBR Bobby Gafur Umar mengatakan skema pembenahan yang dilakukan perusahaan hampir sama seperti tahun-tahun sebelumnya yakni menukar utang kreditur menjadi saham.

"Awal 2019 restrukturisasi sudah akan dimulai," kata Bobby di Bakrie Tower, Jakarta, Rabu, 5 Desember 2018.

Di tempat yang sama, Direktur Keuangan BNBR Amri Aswono Putro menjelaskan restrukturisasi yang direncanakan tersebut tinggal menunggu persetujuan pemegang saham.

Rencananya utang yang akan direstrukturisasi sebesar Rp8.210,2 miliar. Utang-utang itu diperoleh dari kreditur Europa Capital Investment sebesar Rp1.840,2 miliar dan Glencore International AG sebesar Rp6.341,2 miliar.

"Kita selesaikan restrukturisasi dua kreditur ini tahun depan," kata Amri.

Sebelumnya, lanjut Amri, BNBR sudah melakukan restrukturisasi sebanyak Rp990,7 miliar pada 2016. Saat itu, restrukturisasi utang melalui non preemptive right issue.

Lalu pada 2017, BNBR juga melakukan aksi yang sama untuk menyelesaikan masalah utang ke kreditur dengan total Rp1.037,5 miliar.

Kemudian di 2018, BNBR telah mendapatkan persetujuan pemegang saham untuk merestrukturisasi utang di 2018 ini sebesar Rp9.384 miliar. Adapun kreditur yang utangnya dikonversi menjadi saham pada 2018 ini adalah Daley Capital Ltd sebesar Rp100,4 miliar, Mitsubishi Corporation RtM Japan Ltd sebesar Rp2.914,1 miliar dan Levoca Enterprise sebesar Rp6.369,8 miliar.

Total utang jangka pendek BNBR pada kuartal III-2018 sebesar Rp17,54 triliun. Utang tersebut meningkat dibandingkan dengan periode Desember 2017 sebesar Rp8,83 triliun. Peningkatan tersebut disebabkan adanya utang tambahan dari Levoca.

"Dana dari Levoca akan kami simpan di kas dulu, sebelumnya memang direncanakan untuk rekstrukturisasi utang. Namun kami sedang negosiasi dahulu dengan dua kreditur lagi yang akan direstrukturisasi di 2019. Kami siapkan untuk peluru," pungkas Amri.


(AHL)


Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

3 days Ago

Keputusan pemerintah melebur BP Batam ke Pemerintah Kota Batam mendapat respons dan tanggapan b…

BERITA LAINNYA