Rupiah Diproyeksi Aman di Jalur Hijau

Dian Ihsan Siregar    •    Kamis, 22 Sep 2016 08:31 WIB
kurs rupiah
Rupiah Diproyeksi Aman di Jalur Hijau
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Eric Ireng)

Metrotvnews.com, Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap USD diproyeksikan masih akan mengalami penguatan, seiring dengan pelaku pasar yang masih melakukan transaksi dengan memanfaatkan pelemahan USD yang tertekan.

"USD rentan melemah, karena munculnya rasa pesimisme akan kenaikan tingkat suku bunga AS bulan ini terbatas sehingga membuat rupiah menguat terbatas pada perdagangan kemarin sebanyak 12 poin di level Rp13.136 per USD," ucap K‎epala ‎Analis PT NH Korindo Securites Indonesia, Reza Priyambada‎ dalam keterangan risetnya, Kamis (22/9/2016).

Rupiah, menurut Reza, masih akan bergerak di kisaran support Rp13.165 per USD, sedangkan resisten berada di level Rp13.125 pe USD. Pertemuan The Fed, tutur Reza, membuat mata uang dunia cenderung bergerak variatif dengan kisaran tipis terhadap USD.

"Variatifnya laju mata uang Asia juga ditopang oleh laju Yen yang melemah terhadap USD pasca rapat BoJ. Pelaku pasar sendiri memperkirakan, The Fed belum akan menaikkan suku bunga AS di bulan ini seiring masih belum kuatnya data-data ekonomi AS. Termasuk Rupiah yang berfluktuasi di kisaran sempit menjelang pertemuan FOMC," jelas Reza.

Sementara dari dalam negeri, sebut Reza, investor juga sedang menanti arah kebijakan Bank Indonesia. BI yang sedang mengadakan Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 21-22 September 2016 akan menjadi sentimen bagi perkembangan rupiah di akhir masa pengumuman nanti, apakah kembali diturunkan atau dinaikkan.

‎Sebelumnya, Reza telah menguatarakan, mata uang rupiah bergerak cenderung menguat pada perdagangan kemarin. Hal itu dipicu oleh munculnya rasa pesimisme pasar terhadap potensi kenaikan suku bunga AS, sehingga menjadi faktor penguatan rupiah.


(AHL)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

1 month Ago

Republik Sentilan Sentilun malam ini bertema "Pascareshuffle Mau Apa?" menghadirkan A…

BERITA LAINNYA