IHSG Pagi Dibuka di jalur Hijau

Angga Bratadharma    •    Senin, 19 Sep 2016 09:31 WIB
ihsg
IHSG Pagi Dibuka di jalur Hijau
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pagi di awal pekan ini terpantau menguat dan bertahan dari gempuran sentimen negatif yang datang dari luar. Adapun rencana Federal Reserve yang akan menaikkan suku bunga acuan memberi dampak tersendiri, utamanya bagi gerak IHSG.

IHSG Senin, 19 September, perdagangan pagi dibuka di jalur hijau dengan menguat sebanyak 26,66 poin atau setara 0,5 persen ke posisi 5.294. Sedangkan saham unggulan LQ45 menguat sebanyak 6,38 poin setara 0,7 persen ke posisi 913 dan JII juga menguat sebanyak 5,86 poin setara 0,8 persen ke posisi 729.

Pagi ini, seluruh sektor kompak di zona penguatan. Namun, ada satu sektro yang terlihat melemah yakni sektor perkebunan yang melemah 4,68 poin. Sedangkan sektor infrastruktur menguat sebanyak 12,88 poin, sektor keuangan menguat sebanyak 5,24 poin, dan sektor konsumer menguat sebanyak 4,20 poin.

Volume perdagangan pagi ini tercatat sebanyak 367 juta saham dengan nilai Rp254 miliar. Sebanyak 124 saham mengalami penguatan, sebanyak 45 saham mengalami pelemahan, sebanyak 69 saham tidak mengalami perubahan atau stagnan, dan sebanyak 334 saham tidak mengalami perdagangan.

Sementara itu, Analis PT HD Capital Tbk Yuganur Wijanarko mengatakan, pada perdagangan di pekan ini direkomendasikan adanya akumulasi, sejalan dengan tren penguatan indeks dalam jangka menengah yang masih positif dan hilangnya momentum pola penurunan medium term ke level 4.900.

"Kami melihat koreksi indeks dari high setahun terakhir di level 5.470 membuat banyak saham big cap dan lapis kedua menarik untuk diakumulasi, dengan skenario IHSG akan breakout dari konsolidasi 5.100-5.200 menuju target resisten psikologis di level 5.400," ungkap Yuganur, dalam keterangan risetnya, di Jakarta.

Yuganur menerangkan, sejauh ini aksi jual oleh kaum bearish yang tidak tahan dengan volatilitas bursa saham regional mampu dilawan kaum bullish yang melakukan aksi beli saham big cap dan lapis kedua pilihan. Alhasil gerak IHSG berbalik dari low 5.140 mendekati target resisten lama di posisi 5.310.

Sementara itu, Kepala Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya‎ menyebutkan, gerak indeks di hari ini diproyeksikan akan berupaya mempertahankan pola uptrend jangka pendek, setelah dua hari terakhir di minggu kemarin mampu bertahan di zona hijau.‎

"Kondisi perekonomian dalam negeri yang stabil akan turut menjaga pergerakan IHSG yang sedang bergerak membentuk pola uptrend jangka pendek. Hari ini IHSG berpotensi menguat," ucap William.


(ABD)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

1 month Ago

Republik Sentilan Sentilun malam ini bertema "Pascareshuffle Mau Apa?" menghadirkan A…

BERITA LAINNYA