Tiga Startup Unicorn akan Melantai di Pasar Modal Indonesia

Kautsar Widya Prabowo    •    Kamis, 08 Mar 2018 18:28 WIB
ipo
Tiga <i>Startup</i> Unicorn akan Melantai di Pasar Modal Indonesia
IHSG. ANT/Akbar Nugroho.

Jakarta: Tiga perusahan startup berlevel unicorn atau berkapitalisasi di atas Rp1 trilun yaitu Bukalapak, Tokopedia, dan Go-Jek berencana melakukan IPO (initial public offering) di pasar modal Indonesia.

Hal tersebut diutarakan oleh Executive Vice President Head of Privatization Bursa Efek Indonesia (BEI) Saptono Adi Junarso. Dia mengatakan manajemen Tokopedia dan Bukalapak telah menemuinya tahun lalu, sedangkan Go-Jek pada tahun ini. Mereka saat ini sedang menunggu waktu yang tepat untuk IPO.

"Mereka harus bisa memberikan value untuk stakeholder, tapi mereka sedang menunggu the best time," ujar Saptono di Gedung Bursa Efek Indonesia, Kawasan SCBD, Jakarta, Kamis, 8 Maret 2018.

Sementara itu pengajuan IPO perusahan Go-Jek di tahun ini, lantaran perusahan tersebut masih mempertimbangkan kondisi keuangan, meski penjualan meningkat, tapi kerugian mereka cukup besar.

"Penjualan mereka masih cukup besar, tapi mereka enggak percaya diri karena masih rugi," tutur Saptono.

Selain itu, BEI menawarkan ke tiga perusahaan teknologi itu untuk tidak sekadar menggalang dana di dalam negeri tapi dapat melakukan ekspansi ke luar negeri yang telah bekerja sama dengan BEI, seperti Eropa.

"Salah satunya Euronex, karena struktur pengaturannya hampir sama dengan kita, jadi mereka bisa listing dua gitu," tambahnya.

Keuntungan yang dapat dirasakan perusahaan itu ketika listing di eropa adalah sahamnya dapat diperdagangkan di negara-negara eropa yang sudah menjadi anggota Euronext.

Selain itu, saat ini BEI bersama dengan Otoritas Jasa Keungan (OJK) tengah mempersiapakan regulasi standar indikator untuk syarat mencatatkan saham (listing) di BEI selain menggunakan NTA (Net Tangible), adapun pilihan seperti menggunakan kapitalisisasi pasar (market cap) yang berarti perusahaan yang telah memiliki pendapatan dapat listing walapun belum memiliki laba bersih.

Nantinya sebelum melakukan listing, perusahaan akan melakukan bookbuliding, dengan hasil sebagai dasar perhitungan market cap. "Market cap artinya, kita harus punya size tertentu untuk listing, jadi saham dikalikan dengan harga yang sesuai dengan valuasi," jelasnya.


(SAW)


Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

4 hours Ago

Keputusan pemerintah melebur BP Batam ke Pemerintah Kota Batam mendapat respons dan tanggapan b…

BERITA LAINNYA