IHSG Terdongkrak Pergantian Direksi dan Suku Bunga

Ade Hapsari Lestarini    •    Jumat, 29 Jun 2018 16:24 WIB
ihsg
IHSG Terdongkrak Pergantian Direksi dan Suku Bunga
Ilustrasi. (Foto: Antara/Adimaja).

Jakarta: Gerak indeks harga saham gabungan (IHSG) hingga penutupan akhir perdagangan sore ini terpantau melesat tajam.

IHSG tampaknya terdorong pergantian direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) dan kenaikan suku bunga sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 5,25 persen oleh Bank Indonesia (BI).

Pantauan Medcom.id, Jumat, 29 Juni 2018, IHSG terdongkrak 131,918 poin atau setara 2,328 persen ke posisi 5.799. Pada bel pembukaan perdagangan, IHSG sempat berada di level 5.691.

Volume perdagangan saham ditutup sebanyak 342,3 miliar lembar senilai Rp9,2 triliun. Sebanyak 219 saham menguat, 181 saham melemah, 103 saham stagnan, dan terjadi 432.019 kali frekuensi.

Sementara itu gerak indeks saham unggulan LQ45 melesat 27,95 poin atau setara 3,4 persen ke posisi 908. Senada indeks JII juga naik 21,83 poin atau setara 3,4 persen ke posisi 654.

Sore ini nyaris seluruh sektor bergerak di zona hijau. Sektor yang menguat paling tinggi dipegang dari konsumer sebesar 55,32 poin. Sementara sektor agri terpantau menjadi yang paling melemah sebesar 0,12 poin.

Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya yakni PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) melejit Rp1.550 ke Rp46.100, PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) melesat Rp1.025 ke Rp18.600, serta PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) naik Rp775 ke Rp13.650.

Sementara saham-saham yang masuk jajaran top loosers di antaranya yakni PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) anjlok Rp2.950 ke Rp20.050, dan PT Indo Kordsa Tbk (INDR) merosot Rp1.075 ke Rp6.450, PT Indo-Rama Synthetic Tbk (INDR) melemah Rp575 ke Rp6.950.

 


(AHL)