IHSG Berpeluang Menguat

Angga Bratadharma    •    Selasa, 09 Jan 2018 09:03 WIB
ihsg
IHSG Berpeluang Menguat
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Jakarta: Optimisme akan pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) mendorong S&P 500 dan Nasdaq Composite mencetak rekor tertingginya semalam. Rencana penurunan pajak dan antisipasi earnings season menjadi katalis. Beberapa bank besar akan melaporkan kinerja keuangannya dalam waktu dekat.

"Investor tengah mencermati dampak penurunan pajak terhadap bisnis emiten-emiten," ungkap Samuel Research Team, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Selasa, 9 Januari 2018.

Bursa Eropa ditutup variatif kemarin, diwarnai oleh berita politik terkait pembentukan koalisi di Jerman serta perombakan kabinet kabinet di UK, serta kesepakatan bisnis Tiongkok dan Prancis. Selain itu, investor juga mengantisipasi earnings season.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat kemarin dengan foreign net buy mencapai Rp332 miliar di pasar reguler. Berita kenaikan cadangan devisa dapat menjadi sentimen positif, di mana sebelumnya indeks keyakinan konsumen menunjukkan optimisme yang meningkat.  

"Penguatan bursa global dan sejumlah berita positif dari dalam negeri dapat mendorong kenaikan IHSG hari ini," sebut Samuel Research Team.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average turun 25,25 poin atau 0,10 persen menjadi 25.270,62. Sedangkan S&P 500 beringsut naik 0,15 poin atau 0,01 persen menjadi 2.743,30. Indeks Nasdaq Composite naik 13,78 poin atau 0,19 persen menjadi 7.150,34.

Ekuitas AS melonjak selama sepekan terakhir, dengan ketiga indeks utama tersebut menyegarkan catatan penutupan beberapa kali, karena sentimen investor didukung oleh prospek paket pemotongan pajak perusahaan AS dan umumnya karena data ekonomi optimistis.


(ABD)