BTN Bidik Pembiayaan Rumah untuk 4 Juta Anggota Korpri

Ade Hapsari Lestarini    •    Minggu, 06 Jan 2019 17:21 WIB
bumnperbankanbtn
BTN Bidik Pembiayaan Rumah untuk 4 Juta Anggota Korpri
BTN teken Nota Kesepahaman Penyediaan Jasa dan Layanan Perbankan bagi anggota Korpri. Dok; BTN.

Jakarta: PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mengejar target pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah dengan menggandeng Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri). Kemitraan dengan Korpri dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU) Penyediaan Jasa dan Layanan Perbankan.

MoU tersebut memberikan peluang bagi BTN untuk menyediakan layanan jasa perbankan seperti pengelolaan keuangan institusi, baik bentuk giro, deposito, dan pengelolaan dana lembaga lainnya, pengelolaan rekening gaji dan tunjangan kinerja anggota Korpri dan penyediaan layanan transaksional  melalui toktok.id dan korprimart, penyediaan fasilitas pembiayaan untuk program "Gampang Umroh" bagi anggota Korpri dan yang utama adalah penyediaan fasilitas pembiayaan perumahan baik KPR subsidi maupun nonsubsidi bagi anggota Korpri.

"Penandatanganan tersebut merupakan salah satu strategi kami dalam mengejar target pembiayaan perumahan karena kami mengeksekusi program KPR bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri yang akan kami optimalkan tahun ini," ata Direktur BTN Budi Satria dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 6 Januari 2019.

Budi menjelaskan BTN menilai potensi anggota Korpri untuk mengambil KPR di BTN sangat besar, sebab berdasarkan data Bapenas terdapat kurang lebih 945 ribu pegawai negeri yang tersebar di seluruh Indonesia belum memiliki rumah tinggal. Hal ini merupakan potensi yang sangat besar bagi BTN untuk memperkuat pangsa pasarnya di segmen KPR sekaligus berkontribusi dalam menyukseskan Program Satu Juta Rumah yang dicanangkan Pemerintah. Khusus KPR subsidi, Budi memperkirakan sekitar 10 persen dari sekitar 945 ribu pegawai negeri akan dijajaki BTN untuk mengambil KPR subsidi.

Sementara sisanya, lanjut Budi, BTN mulai tancap gas merealisasikan KPR Program ASN, TNI, Polri. Khusus program tersebut, BTN memberikan skema khusus bagi para ASN untuk meraih rumah impiannya, di antaranya kemudahan uang muka, pembebasan biaya administrasi, diskon biaya provisi dan lain sebagainya.

"Untuk KPR nonsubsidi kami memberikan kemudahan uang muka mulai dari Nol persen, dengan ketentuan  pembayaran angsuran wajib payroll, sementara jika DP sebesar dua persen, maka pembayaran angsuran wajib kolektif potong gaji, dan bagi yang sanggup membayar DP di atas lima persen maka angsuran tidak wajib payroll dan kolektif potong gaji," kata Budi.

Selain kemudahan uang muka, jangka waktu atau tenor yang diberikan juga fleksibel hingga 30 tahun. Sementara batasan usia bagi debitur sampai dengan 75 tahun. Adapun plafon pembiayaan KPR nonsubsidi yang diberikan adalah maksimal sebesar Rp1,5 miliar.

Melalui kerja sama tersebut, Budi berharap BTN dapat mengawali 2019 dengan optimistis mengingat perseroan memasang target pertumbuhan kredit  dan pembiayaan di kisaran 15 persen, di atas rata-rata pertumbuhan kredit yang diproyeksikan Bank Indonesia hanya berada di kisaran 10-12 persen secara year on year.


(SAW)


Trump Prediksi AS-Tiongkok Capai Kesepakatan
Akhiri Perang Dagang

Trump Prediksi AS-Tiongkok Capai Kesepakatan

1 day Ago

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memprediksi Amerika Serikat akan mencapai kesepakata…

BERITA LAINNYA