Aksi Ambil Untung Bisa Tekan IHSG

Annisa ayu artanti    •    Senin, 21 Jan 2019 08:26 WIB
ihsg
Aksi Ambil Untung Bisa Tekan IHSG
Ilustrasi. (FOTO: MI/Ramdani)

Jakarta: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diprediksi tidak akan leluasa. Pasalnya, gerak IHSG dibayangi oleh aksi ambil untung yang memungkinkan adanya potensi terkoreksi.

Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji memperkirakan terkoreksinya saham hari ini masih wajar. Ia menaksir pergerakan IHSG akan berada di rentang support 6.393,14 sampai 6.420,64 dan resistance di 6.464,11 sampai 6.480,06.

"Adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support," kata Nafan dalam riset hariannya, Senin, 21 Januari 2019.

Tim CSA Research Institute juga memprediksi gerak IHSG pada awal pekan ini akan terhambat karena adanya aksi ambil untung dan mulai menguatnya USD.

Gerak IHSG hari ini akan berada di rentang support 6.418-6.430 dan resisten 6.464-6.478. Sementara pergerakan nilai tukar rupiah diperkirakan akan berada di level Rp14.165 per USD sampai Rp14.174 per USD.

"Waspadai aksi ambil untung dan mulai menguatnya USD seiring dengan kembali optimismenya pelaku pasar terhadap perkembangan positif perundingan kerja sama AS-Tiongkok," papar hasil riset CSA Research Institute.

Adapun beberapa saham yang bisa dicermati hari ini adalah PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT PP Properti (PPRO), PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP), dan PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL).

Kemudian cermati pula gerak saham PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk, PT Astra Internasional Tbk (ASII), PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR), dan PT Adaro Energy Tbk (ADRO).

 


(AHL)