USD Hempaskan Rupiah Pagi ke Rp14.645

Angga Bratadharma    •    Jumat, 09 Nov 2018 08:41 WIB
kurs rupiah
USD Hempaskan Rupiah Pagi ke Rp14.645
Ilustrasi (AFP PHOTO/Bay ISMOYO)

Jakarta: Reli nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) terhenti lantaran harus terhempas ke zona merah dibandingkan dengan perdagangan sore di hari sebelumnya di posisi Rp14.539 per USD. Meski demikian, mulai masuknya arus modal ke Tanah Air bisa menjadi katalis positif untuk nilai tukar rupiah melibas pergerakan USD.

Mengutip Bloomberg, Jumat, 9 November 2018, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka melemah ke Rp14.645 per USD. Sedangkan day range nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp14.635 hingga Rp14.647 per USD dengan year to date return di 7,97 persen. Sementara itu, menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.419 per USD.

Di sisi lain, pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,1356 dibandingkan dengan USD1,1454 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi USD1,3049 dibandingkan dengan USD1,3146 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi USD0,7249 dari USD0,7285.

Sedangkan USD membeli 113,98 yen Jepang atau lebih tinggi dibandingkan dengan 113,34 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Kemudian USD mencapai 1,0068 franc Swiss dibandingkan dengan 1.0003 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3182 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3099 dolar Kanada.



Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial Average meningkat sebanyak 10,92 poin atau 0,04 persen menjadi 26.191,22. Sedangkan S&P 500 turun sebanyak 7,06 poin atau 0,25 persen menjadi 2.806,83. Indeks Nasdaq Composite turun 39,87 poin atau 0,53 persen menjadi 7.530,88.

Bank sentral memutuskan untuk tidak mengubah tingkat suku bunga acuan setelah pertemuan dua hari berakhir pada Kamis waktu setempat. The Fed dalam sebuah pernyataan mengungkapkan bahwa pertumbuhan investasi tetap bisnis telah memoderasi dari kecepatannya yang cepat pada awal tahun, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut.

The Fed telah menaikkan suku bunga acuan sebanyak tiga kali di tahun ini dan sebagian besar pasar mengharapkan kenaikan lain sebelum akhir tahun. Kekhawatiran tentang laju kenaikan suku bunga menyebabkan volatilitas pasar pada bulan lalu. Indeks saham utama telah membukukan kenaikan tajam setelah pemilihan paruh sela AS.

 


(ABD)


Merpati dalam Cangkang

Merpati dalam Cangkang

21 hours Ago

NASIB maskapai penerbangan PT Merpati Nusantara Airlines (persero) bak burung dalam sangkar.

BERITA LAINNYA