Rupiah Dibuka Tertekan ke Rp13.930/USD

Angga Bratadharma    •    Kamis, 07 Feb 2019 09:01 WIB
kurs rupiah
Rupiah Dibuka Tertekan ke Rp13.930/USD
Ilustrasi (MI/SUSANTO)

Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Kamis pagi tercatat melemah tipis dibandingkan dengan perdagangan sore di hari sebelumnya di posisi Rp13.920 per USD. Meski tertekan, namun nilai tukar rupiah masih mampu bertahan di level Rp13.000 per USD sejalan dengan derasnya arus modal yang masuk ke Tanah Air.

Mengutip Bloomberg, Kamis, 7 Februari 2019, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka turun ke Rp13.930 per USD. Nilai tukar rupiah diperkirakan bergerak di kisaran Rp13.930 hingga Rp13.965 per USD. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.770 per USD.

Pada akhir perdagangan New York, euro jatuh menjadi USD1,1363 dibandingkan dengan USD1,1409 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi USD1,2937 dibandingkan dengan USD1,2954 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi USD0,7113 dibandingkan dengan USD0,7229.

Sementara itu, dolar AS dibeli 109,98 yen Jepang, lebih tinggi dibandingkan dengan 109,97 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 1,0025 franc Swiss dibandingkan dengan 1,0002 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3203 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3144 dolar Kanada.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average turun 21,22 poin atau 0,08 persen, menjadi berakhir di 25.390,30 poin. Indeks S&P 500 turun 6,09 poin atau 0,22 persen menjadi ditutup di 2.731,61 poin dan indeks Komposit Nasdaq berakhir turun 26,80 poin atau 0,36 persen, menjadi 7.375,28 poin.

Sebanyak delapan dari 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih rendah, dengan sektor jasa-jasa komunikasi dan energi masing-masing turun 1,49 persen dan 0,77 persen, memimpin kemerosotan. Saham raksasa teknologi AS utama, termasuk Amazon, Netflix dan induk perusahaan Google, Alphabet, semua jatuh sedikitnya satu persen, sehingga membebani pasar.

Wall Street terus mengawasi dengan cermat pidato kenegaraan Trump di Capitol Hill pada Selasa malam. Trump menyentuh berbagai topik dan prioritas pemerintahannya di tahun mendatang, termasuk imigrasi, perdagangan dan ekonomi, infrastruktur, perawatan kesehatan, dan keamanan nasional.



(ABD)