Phapros Terbitkan Saham Baru Tahun Depan

Nia Deviyana    •    Rabu, 26 Dec 2018 17:17 WIB
emiten
Phapros Terbitkan Saham Baru Tahun Depan
llustrasi (MI Ramdani).jpg

Jakarta: PT Phapros Tbk berencana menerbitkan saham baru atau rights issue pada semester II-2019. Aksi korporasi ini dilakukan untuk memenuhi dana belanja modal perusahaan (capital expenditure/capex) pada tahun depan.

"Rencananya tahun depan kita mau rights issue sekitar 20-25 persen dari jumlah modal untuk memenuhi kebutuhan dana sampai Rp1 triliun," ujar Direktur Keuangan Phapros Heru Marsono di Gedung BEI, Jakarta, Rabu, 26 Desember 2018.

Untuk capex saja, kata Heru diperlukan dana sebesar Rp350 miliar. Selain rights issue, Heru mengatakan Phapros akan lebih mengutamakan mencari pendanaan lain.

Dana capex nantinya akan digunakan untuk investasi baik organik maupun anorganik, biaya modal kerja, dan restrukturisasi modal.  Emiten berkode PEHA ini berencana mengakuisisi perusahaan makanan dan minuman kesehatan, serta kosmetik.
 
"Pada 2018 Phapros berhasil mengakuisisi perusahaan farmasi Lucas Djaja dan entitas anak yang berlokasi di Bandung," papar Heru.

Phapros pada Rabu, 26 Desember 2018 resmi mencatatkan diri sebagai emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI). Phapros menjadi emiten ke-57 atau yang terakhir pada tahun ini.

Anak perusahaan BUMN PT Rajawali Nusantara Indonesia ini sebelumnya merupakan perusahaan Tbk non listed sehingga jual beli saham dilakukan di pasar konvensional. Dengan tercatatnya saham Phapros di BEI, diharapkan harga saham berikutnya bisa sesuai dengan mekanisme pasar.

Pada kesempatan yang sama, Komisaris Utama Phapros Y Nanang Marjianto mengatakan pencatatan Phapros di BEI dapat meningkatkan penerapan GCG terutama dari sisi transparasi dan akuntabilitas publik.

"Dengan penerapan GCG lebih baik serta didukung citra perusahaan yang meningkat, diharapkan perseroan mendapat maanfaat dari sisi pendanaan pasar modal yang signifikan," kata dia.


(SAW)