IHSG Melejit 61 Poin di Akhir Perdagangan

Ade Hapsari Lestarini    •    Selasa, 08 Aug 2017 16:20 WIB
ihsg
IHSG Melejit 61 Poin di Akhir Perdagangan
Ilustrasi. (FOTO: MI/Rommy Pujianto)

Metrotvnews.com, Jakarta: Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada penutupan sesi pertama sore ini ditutup melonjak hingga mencapai 61 poin.

Pantauan Metrotvnews.com, Selasa 8 Agustus 2017, IHSG ditutup melejit 61,271 poin atau setara 1,066 persen ke posisi 5.810. Sementara pada pembukaan pagi tadi IHSG sempat berada di posisi 5.755.

Volume perdagangan saham sore ini ditutup sebanyak 8,5 miliar lembar senilai Rp5,8 triliun. Sebanyak 172 saham menguat, 163 saham melemah, 107 saham stagnan, dan terjadi 310.356 kali frekuensi.

Adapun indeks saham unggulan LQ45 terpantau menguat 12,712 poin atau setara 1,331 persen ke posisi 967. Sedangkan indeks saham syariah JII naik 5,426 poin atau setara 0,738 poin ke 740.

Saham-saham yang menguat sore ini di antaranya yakni PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) melesat Rp1.200 ke Rp2.610, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) naik Rp360 menjadi Rp2.610, dan PT Minna Padi Investama Tbk (PADI) naik Rp210 ke Rp1.195.

Sedangkan saham-saham yang melemah sore ini di antaranya yakni PT Tifico Fiber Indonesia Tbk (TFCO) turun Rp100 ke Rp900, PT Radana Bhaskara Finance Tbk (HDFA) melemah Rp63 ke Rp122, dan PT Sugih Energy Tbk (SUGI) merosot Rp39 ke Rp75.

Kepala Analis PT Indosurya Mandiri Sekuritas William Suryawijaya sebelumnya mengatakan jika IHSG saat ini terlihat masih berada dalam rentang konsolidasi wajar. Pertumbuhan ekonomi yang dirilis akan menjadi sentimen positif bagi indeks hingga beberapa waktu mendatang.

‎"Hal ini juga menunjukkan bahwa Indonesia masih terlihat menarik di mata investor baik luar maupun domestik yang tentunya harus selalu kita jaga keseimbangannya," ujar William.

‎Selain itu, rilis data cadangan devisa yang menunjukkan peningkatan juga dapat menjadi pendorong positif bagi gerak IHSG di hari ini. Jika level support terdekat di posisi 5.732 bisa dipertahankan, lanjut William, maka indeks diyakini bisa menembus level resisten 5.834. "Sepanjang hari ini, indeks ada berpotensi menguat," jelas William.


(AHL)