Peningkatan Cadangan Devisa Buat IHSG Berpotensi Menguat

Angga Bratadharma    •    Senin, 11 Sep 2017 09:00 WIB
ihsg
Peningkatan Cadangan Devisa Buat IHSG Berpotensi Menguat
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bursa saham Amerika Serikat (AS) melemah dengan badai yang berkelanjutan masih menjadi salah satu katalis. Harga saham asuransi mengalami penurunan tajam didorong oleh kekhawatiran atas klaim asuransi yang besar akibat badai Harvey dan badai Irma.

"Di sisi lain, harga saham perbankan saat ini menguat sementara harga saham emas meningkat akibat kekhawatiran kondisi geopolitik," ungkap Samuel Research Team, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Senin 11 September 2017.

Sementara itu, harga minyak di tutup datar di USD 53,9 per barel merespons menguatnya persediaan minyak AS sebesar 4,6 juta barel akibat turunnya permintaan di tengah badai Harvey. Harga emas stabil di USD1.338 per toz. Tidak ditampik, sejumlah sentimen bisa memberikan efek terhadap pergerakan komoditas dunia.

Di sisi lain, Samuel Research Team memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami penguatan dengan  sentimen positif cadangan devisa Indonesia yang kembali meningkat 0,8 persen secara bulan ke bulan ke USD128,8 miliar. Peningkatan devisa disebabkan oleh penerimaan devisa dari penerimaan pajak dan devisa hasil ekspor pemerintah.

"Dan juga didukung oleh hasil lelang Surat Berharga Bank Indonesia (SBBI) valas," sebutnya.

Katalis positif lain, dana asing di Surat Utang Negara (SUN) year to date mencapai Rp791,52 triliun (39,1 persen dari total SUN), rekor tertinggi dan naik 18,9 persen yoy. Hal ini mengindikasikan kepercayaan investor asing terhadap perekonomian Indonesia dan apresiasi langkah BI memangkas suku bunga acuan.

"Sedangkan nilai tukar rupiah ditutup menguat ke 13.204 dan EIDO juga ditutup menguat," pungkas Samuel Research Team.


(ABD)