IHSG Stabil di Jalur Hijau

Ade Hapsari Lestarini    •    Selasa, 18 Apr 2017 12:19 WIB
ihsg
IHSG Stabil di Jalur Hijau
Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/Sigid Kurniawan)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) hingga penutupan sesi pertama perdagangan siang ini stabil menguat.

Pantauan Metrotvnews.com, Selasa 18 April 2017, IHSG menguat 37,986 poin atau setara 0,681 persen ke posisi 5.615. Pada pembukaan perdagangan pagi ini IHSG sempat dibuka ke level 5.597 dan menyentuh level tertinggi di 5.626.

Tercatat, volume perdagangan siang sebanyak 17,9 miliar lembar saham senilai Rp10 triliun. Sebanyak 162 saham menguat, 113 saham melemah, 116 saham stagnan, dan terjadi 198.373 kali frekuensi.

Seluruh perdagangan saham terpantau berada di zona hijau. Kendati ada satu sektor yang berada di zona merah yakni agri melemah 6,58 poin. Sementara sektor infrastruktur menjadi yang paling kuat sebesar 15,35 poin.

Adapun indeks saham LQ45 naik 8,08 poin atau setara 0,9 persen ke 924. Sementara indeks saham syariah JII juga naik 5,58 poin atau setara 0,8 persen ke 719.

Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya yakni PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp600 ke Rp27.825, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik Rp425 ke Rp12.850, serta PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) menguat Rp400 ke Rp20.000.

Sedangkan saham-saham yang masuk jajaran top loosers di antaranya yakni PT Roda Vivatex Tbk (RDTX) turun Rp400 ke Rp6.800, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) melemah Rp250 menjadi Rp12.575, dan PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) turun Rp200 ke Rp6.800.

Kepala Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya‎ menyebut, indeks pun dihari ini diproyeksikan berbalik menguat ke target resisten terdekat 5.698.

"Meski ‎di awal pekan IHSG mengalami penurunan, namun pola pergerakannya tetap berada di jalur uptrend jangka panjang dan berpeluang kembali menguat," jelas William.

Saat ini, kata William, IHSG memiliki support terdekat di level 5.524. Sedangkan target resisten yang tengah berupaya ditembus berada pada posisi 5.698.

Lanjut William, sejauh ini pola pergerakan IHSG menunjukkan potensi penguatan yang cukup besar, mengingat kondisi perekonomian domestik masih berada dalam kondisi stabil dan terkendali.


(AHL)

Kebijakan HET Diyakini Efektif Cegah Gejolak Harga

Kebijakan HET Diyakini Efektif Cegah Gejolak Harga

11 hours Ago

Penerapan kebijakan HET yang dikeluarkan Kemendag dinilai akan menjadi panduan konsumen dalam m…

BERITA LAINNYA