Garuda Indonesia Klaim Untung di Triwulan IV-2017

Farhan Dwitama    •    Senin, 08 Jan 2018 12:57 WIB
garuda indonesia
Garuda Indonesia Klaim Untung di Triwulan IV-2017
Garuda Indonesia. MI/Angga Yuniar.

Tangerang: PT Garuda Indonesia menilai kinerja perusahaanya membaik pada triwulan empat 2017. Garuda yakin akan ada peningkatan pendapatan perusahaan pada triwulan IV-2017.

Dirut Garuda Indonesia Pahala Mansury menerangkan kinerja perusahaanya di triwulan ke IV-2017 menunjukkan hasil positif. Meski diakuinya pada. Desember ada insiden Gunung Agung yang diprediksi sebelumnya bakal menggerus kinerja perusahaan.

"Triwulan tiga masih lebih baik dibanding triwulan empat karena peak season di triwulan tiga lebih panjang. Biasanya ada musim libur, lebaran dan haji," kata Pahala di terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin, 8 Januari 2017.

Namun begitu, dia juga memastikan kinerja perusahaan di triwulan IV-2017 tak kalah baik. Dia memperkirakan kinerja triwulan IV-2017 sama dengan triwulan IV-2016 tahun lalu.

"Kalau kita lihat Desember kita ini baik, karena kalau dilihat sisi intenasional ini membaik, meski ada Gunung agung. Ini jauh lebih baik dibanding prediksi kita di awal bulan karena kita pikir ada imbas dari Gunung Agung," ucap dia.

Menurutnya, kinerja yang baik itu, banyak ditopang dari penerbangan domestik dan internasional, khususnya ke Bali. Meski ada peristiwa gunung Agung, pemerintah Indonesia dan Pemda Bali sangat membantu memberikan keyakinan kepada wisatawan untuk terbang ke Bali di akhir tahun kemarin.

"Saya sampaikan terimakasih juga ke pemerintah, bahwa penerbangan ke Bali ini menjadi sangat signifikan,” kata Pahala.

Sementara untuk triwulan IV-2017, Garuda Indonesia belum memperoleh perhitungannya.

"Kita masih hitung-hitungan nilainya berapa, tapi kalau di bandingkan dengan Desember 2016 itu relatif sama, minimal BEP. Padahal tahun lalu tidak ada Gunung Agung. Jadi Domestik yang menopang kinerja kita," ucap dia.

Kinerja Garuda

Garuda Indonesia membukukan laba bersih USD61,9 juta pada periode kuartal III-2017 atau naik 216,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Perusahaan juga mencatatkan kenaikan operating revenues sebesar 11,2 persen di kuartal III dari USD1,101 miliar menjadi USD1,225 miliar pada kuartal III-2017.

Sebelumnya, Pahala N Mansury mengatakan pertumbuhan tersebut didukung oleh peningkatan kinerja perusahaan diseluruh aspek, mulai dari finansial, operasional, maupun layanan sejalan dengan penerapan strategi 5 Quick Wins, yaitu Fleet Cost Optimization, Service Level Improvement, Routes Optimization, Channel Optimization with Focus on Digital to become IT-Based Airline, dan Enhance Revenues Management System.


(SAW)