IPO Waskita Beton Precast Alami Kelebihan Permintaan 3 Kali

Dian Ihsan Siregar    •    Senin, 19 Sep 2016 19:14 WIB
ipo
IPO Waskita Beton Precast Alami Kelebihan Permintaan 3 Kali
Illustrasi. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari.

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Waskita Beton Precast masuk dalam daftar antrian merealisasikan pencatatan umum perdana saham (IPO) di BEI. Pada saat masa penawaran yang berlangsung sejak 10-26 Agustus 2016, saham anak usaha PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga tiga kali.

Presiden Direktur Waskita Beton Precast Jarot Subana menyebutkan, dalam masa penawaran awal saham perseroan mengalami oversubscribed tiga kali dari jumlah yang ditawarkan. 

"Sebanyak ‎3 kali oversubscribed di harga Rp490, saham ditawarkan sekitar 10,5 miliar lembar," kata Jarot, ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Senin (19/9/2016).

Dari harga saham yang dipatok Rp490 per saham dengan jumlah 10,5 miliar saham, diakui Jarot, perseroan akan meraih dana Rp5,1 triliun. Dari rencana yang ada, maka dana itu akan digunakan untuk menambah lima pabrik dan meningkatkan kapasitas pabrik yang sudah ada.

"Pabrik sekarang yang sudah ada delapan pabrik, sampai akhir tahun kita tambah dua pabrik, di Palembang dan Jateng, berarti jadi 10 pabrik. Lalu di 2017 akan bangun dua lagi di sekitar Kalimantan atau Sulawesi," jelas Jarot.

‎Menurut Jarot, perseroan akan memiliki lahan di Kalimantan seluas 10 hektar (ha). Lahan itu akan dimanfaatkan untuk membangun pabrik. "Sisanya 1 pabrik lagi kita lihat dulu arahnya, apakah di Indonesia timur atau di Jawa, itu di 2018," pungkas Jarot.

Sebelumnya, Waskita Beton Precast (WBP) berencana menjalankan penawaran umum perdana saham (IPO) dengan menawarkan sebanyak-banyaknya 10.544.463.000 (10,5 miliar) saham atau setara dengan 40 persen dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum.

Direktur Utama Waskita Beton Precast Jarot Subana mengakui, perseroan menawarkan harga saham di kisaran Rp400-Rp500 per saham. Dengan begitu, perseroan bakal meraup dana segar sekitar Rp4,21 triliun-Rp5,27 triliun.

"Penggunaan dana IPO, kami akan gunakan untuk keperluan modal kerja dan pengembangan usaha perseroan," ungkap Jarot.

Untuk merealisasikan langkah IPO, menurut Jarot, anak usaha dari PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) ini telah menunjuk PT Bahana Securities, PT Danareksa Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi. 



(SAW)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

1 month Ago

Republik Sentilan Sentilun malam ini bertema "Pascareshuffle Mau Apa?" menghadirkan A…

BERITA LAINNYA