Rupiah Berpeluang Bergerak Menguat

Angga Bratadharma    •    Selasa, 29 Nov 2016 09:23 WIB
kurs rupiah
Rupiah Berpeluang Bergerak Menguat
Ilustrasi (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Metrotvnews.com, Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) sempat mengalami penguatan pada pembukaan Senin mengikuti penguatan kurs di Asia terhadap USD. Adapun pada perdagangan sepanjang hari ini, nilai tukar rupiah diperkirakan mampu terus bergerak menguat sampai penutupan perdagangan.

"Pergerakan ekonomi global mulai stabil dan di sisi lain risiko domestik naik. Nilai tukar rupiah sempat menguat pada pembukaan Senin mengikuti penguatan kurs di Asia terhadap USD," kata Analis Samuel Sekuritas Rangga Cipta, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Selasa (29/11/2016).

Tetapi, lanjut Rangga, ada beberapa kekhawatiran domestik seperti inflasi November 2016 yang berpeluang naik serta rencana demonstrasi pada Jumat di minggu ini yang juga dibarengi permintaan USD musiman menjelang akhir bulan, membuat rupiah harus ditutup melemah.

Baca: Rupiah Perdagangan Pagi Menguat di Rp13.450/USD

"Imbal hasil Surat Utang Negara (SUN) yang mulai turun mengikuti imbal hasil global menandakan mulai meredanya aliran keluar dana asing. Nilai tukar rupiah berpeluang kembali menguat pada perdagangan pagi ini," tutur Rangga.

Sementara itu, dolar index terus melemah dan pada sisi lain minyak mulai pulih. Dolar index kembali terkoreksi hingga perdagangan dini hari tadi seiring dengan mulai ternormalisasinya efek Trump Shock. Di sisi lain harga minyak mulai naik setelah OPEC sepakat untuk memangkas jumlah produksi walaupun finalisasi masih menunggu kesepakatan atas besarannya.

Baca: Awal Pekan Rupiah Ditutup Melemah 7 Poin

"Referendum Italia menjadi sumber ketidakpastian berikutnya yang mana hasil NO bisa berujung pada kembalinya penguatan USD," tutup Rangga.

 


(ABD)