Bank Panin Gelontorkan Pinjaman Rp200 Miliar ke Andalan Finance

Dian Ihsan Siregar    •    Selasa, 21 Mar 2017 09:42 WIB
emiten
Bank Panin Gelontorkan Pinjaman Rp200 Miliar ke Andalan Finance
Ilustrasi. (FOTO: MI/Panca Syurkani)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Andalan Finance Indonesia atau Andalan Finance menandatangani Nota Kesepahaman Bersama atau Memorandum of Understanding (MoU) terkait fasilitas pinjaman tetap senilai Rp200 miliar dari PT Bank Panin Indonesia Tbk (PNBN).

Penandatanganan ini dilakukan oleh Managing Director Andalan Finance Frans F. Rundengan, didampingi oleh President Commissioner Andalan Finance Sebastianus H. Budi, Finance Director Andalan Finance Lianawaty, dan Chief of Financial Institution Relationship Andalan Finance Franklin Paul Nelwan. Sementara Panin Bank diwakili oleh Vice President Panin Bank Rudy S. Sugandhi dan Senior Assistant Vice President Panin Bank Wim T. Tjambolang.

Kerja sama antara Andalan Finance dan Panin Bank kali ini merupakan kerja sama yang kedua, di mana sebelumnya pemberian fasilitas pinjaman tetap dilakukan pada 2015. Dengan adanya penambahan fasilitas pinjaman ini, Andalan Finance telah menerima total Rp400 miliar dari Panin Bank.

"Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan oleh mitra kami di sektor perbankan. Sampai saat ini, kami telah bekerja sama dengan puluhan mitra perbankan nasional untuk mendukung modal kerja perusahaan. Kami sangat optimistis dapat membukukan kinerja yang bagus seiring dengan semakin kuatnya dukungan dari para pemangku kepentingan," kata Sebastianus H. Budi dalam keterangan persnya, Selasa 21 Maret 2017.

Fasilitas pendanaan dari Panin Bank, menurut Sebastianus, akan digunakan untuk mendukung target penyaluran pembiayaan di 2017 yang diproyeksikan akan tumbuh sebesar 11 persen dibanding aktual perolehan tahun lalu.

Manajemen Andalan Finance menargetkan kebutuhan pendanaan untuk tahun ini sebesar Rp5 triliun dan optimistis target tersebut akan tercapai dengan tetap fokus pada pembiayaan kendaraan roda empat atau lebih, baik kendaraan baru maupun kendaraan bekas.

Hingga Maret tahun ini, Andalan Finance telah menyalurkan pembiayaan baru sebesar Rp692 miliar atau meningkat sebesar 85 persen dari periode yang sama pada tahun lalu. Kenaikan pada penyaluran pembiayaan diikuti dengan efisiensi biaya operasional serta terjaganya tingkat piutang yang menunggak atau Non Performing Financing (NPF).

Sistem deteksi dini yang berjalan dengan baik dilakukan terhadap konsumen dengan piutang yang terindikasi bermasalah dalam pembayaran merupakan faktor terjadinya penurunan tingkat NPF.

Sebastianus menambahkan, Andalan Finance saat ini memiliki 37 kantor cabang yang tersebar di seluruh pulau besar di Indonesia. Untuk lebih mendekatkan dengan konsumen dan memperluas pangsa pasar, Andalan Finance dalam waktu dekat berencana untuk membuka enam kantor cabang baru yang tersebar di pulau Sumatera, Jawa, dan Bali.


(AHL)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

4 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA