Momentum Pilkada & Kedatangan Wapres AS tak Berpengaruh ke Pasar Saham

Dian Ihsan Siregar    •    Jumat, 21 Apr 2017 13:02 WIB
ihsgpasar modal
Momentum Pilkada & Kedatangan Wapres AS tak Berpengaruh ke Pasar Saham
Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/Sigid Kurniawan)

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan ajang Pilkada DKI Jakarta dan kedatangan Wakil Presiden AS Mike Pence ke Indonesia sama sekali tidak berpengaruh ke pasar modal Indonesia.

Menurut dia, pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) berasal dari sentimen kinerja keuangan emiten yang dilaporkan setiap kuartal maupun tahunan.

‎"Pada dasarnya bursa tidak terpengaruh keadaan politik dalam negeri jika dilihat secara sejarah, tidak naik gila atau tidak turun gila juga sesuai dengan pasar yang ada," ungkap Tito, ‎ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat 21 April 2017.

Baca: Pilkada DKI Kondusif Beri Angin Segar bagi Pasar Modal

Tito meyakini, laporan keuangan emiten yang positif membuat kinerja pasar modal terdongkrak lebih kencang. "Fundamental dari hasil perseroan atau emiten di 2016 lebih mempengaruhi bursa dibandingkan Pilkada," tegas Tito.

Senada, tambah dia, kehadiran Mike Pence pun sama sekali tidak berpengaruh ke pasar saham. Dia menyebut kedatangan Pence bersifat diplomatis sehingga tidak bersentuhan langsung ke bursa.

"Kedatangannya kan diplomatis. Kita tidak tahu apa yang dibicarakan, yang pasti saat ini fundamental kinerja dari pada perseroan di 2016 lebih mempengaruhi," ungkap Tito.

Baca: Sandiaga Jelaskan Program OK OCE ke Pelaku Pasar Modal

Bukti fundamental lebih mempengaruhi ke gerak saham di pasar modal, Tito mengaku sudah terlihat aksi beli yang dilakukan aksi investor asing yang saat ini sudah menjalankan transaksi hingga Rp60 triliun.

"Bursa tidak terpengaruh keadaan politik bangsa. Fundamental emiten yang berpengaruh. Bisa dilihat, asing (aksi beli) di atas Rp 60 triliun kuantitatif buying ke Indonesia," tutup Tito.

 


(AHL)