Indeks Berpeluang Kembali Kuat ke Level 5.660-5.691

Dian Ihsan Siregar    •    Kamis, 18 May 2017 09:23 WIB
ihsg
Indeks Berpeluang Kembali Kuat ke Level 5.660-5.691
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Metrotvnews.com, Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan mengalami reli atau mengalami peningkatan kembali ke posisi 5.660-5691 pada perdagangan hari ini. Kondisi itu akan terjadi usai kemarin mengalami penurunan yang cukup signifikan ke level 5.615.

"Pelaku pasar punya kesempatan kuatkan fondasi, sehingga potensi indeks untuk rebound ada ke level 5.660. Dengan misi utama ke posisi 5.746," ungkap Analis Senior PT KGI Sekuritas Indonesia Yuganur Wijanarko, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Kamis 18 Mei 2017.

‎Kepala Analis PT Indosurya Mandiri Sekuritas William Suryawijaya‎ juga mempunyai gambaran yang sama. Menurutnnya, indeks akan berpeluang menguat kembali dan mempertahankan support paling bawah di posisi 5.602.

"Penguatan indeks dibantu oleh aliran modal masuk seiring kuatnya fundamental ekonomi domestik," kata William.

Menurut William, indeks berpeluang menguat ke level resisten 5.691 yang ditunjang oleh sentimen arus dana masuk ke dalam pasar modal Indonesia yang tercatat positif secara year-to-date. Selain itu, rilis data perekonomian masih menunjukkan bahwa secara fundamental perekonomian masih dalam kondisi stabil dan terkendali.

"Tren ekonomi yang baik ‎turut menjadi sentimen positif bagi investor untuk terus berinvestasi ke dalam pasar modal Indonesia. Dengan demikian indeks tetap bertahan dalam tren penguatan jangka menengah dan panjang," ujarnya.

‎M‎engamati keadaan tersebut, William merekomendasikan kepada pelaku pasar untuk mencermati beberapa pergerakan saham seperti PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), dan PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN).

Selain itu, perlu pula mencermati pergerakan saham seperti PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN), dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS).

 


(ABD)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

5 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA