Tahun Politik

Investor Pasar Modal Diimbau Tak Perlu Khawatir

Nia Deviyana    •    Jumat, 01 Feb 2019 07:48 WIB
ihsgbeipasar modal
Investor Pasar Modal Diimbau Tak Perlu Khawatir
Ilustrasi (Foto: Medcom.id/Desi Angriani)

Jakarta: Bursa Efek Indonesia (BEI) mengimbau investor pasar modal untuk tidak khawatir dalam menghadapi tahun politik. Tidak ditampik beberapa sentimen memicu penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menjelang pelaksanaan pemilu, tetapi subtansinya tidak seluruhnya disebabkan oleh kondisi politik dan ekonomi dalam negeri.

"Di 2008 terjadi penurunan IHSG 51 persen. Ada apa? Ternyata bertepatan dengan krisis keuangan subprime mortgage AS. Kemudian 2013 menurun satu persen. Ada apa? Itu karena the Fed mengurangi program pembelian obligasi yang membuat nilai tukar rupiah terkoreksi 25 persen," kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna Setia, di Gedung BEI, Jakarta, Kamis, 31 Januari 2019.

Kondisi yang sama juga terjadi pada 2015 menjelang pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak. Saat itu, tambah Nyoman, terjadi penurunan IHSG sebesar 12 persen karena kekhawatiran terhadap pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang melambat.

"Jadi tekanan memang terjadi pada beberapa momentum menjelang pemilu, namun kami tekankan lebih banyak disebabkan faktor eksternal," kata dia.

Dengan indikator dan historis pergerakan IHSG tahun-tahun sebelumnya, Nyoman meminta pelaku pasar tidak perlu khawatir karena fundamental pasar modal dinilai cukup kuat. Bahkan, tidak ada salahnya tetap berinvestasi karena bisa berdampak positif terhadap pertumbuhan pasar modal di Indonesia.

"Sebagaimana sejarah sebelumnya, kami di bursa sangat optimistis. IHSG di tahun politik akan berjalan baik. Dengan catatan, tidak terdapat isu atau gejolak dari sisi keamanan," pungkasnya.


(ABD)