Akhir 2018, Rupiah Bisa Nangkring di Rp14.500/USD

Desi Angriani    •    Kamis, 08 Nov 2018 15:26 WIB
rupiah
Akhir 2018, Rupiah Bisa <i>Nangkring</i> di Rp14.500/USD
Rupiah. MI/RAMDANI.

Jakarta: Mata uang Garuda tercatat menguat dalam sepekan terakhir akibat berbagai faktor eksternal. Ekonom Bank Mandiri Anton Gunawan mengatakan nilai tukar rupiah bisa berada di level Rp14.500 per USD hingga akhir tahun asalkan terus mengalami penguatan.

"Kalau rupiah bertahan atau terus menguat mungkin di Rp14.500 per USD atau Rp14.600 per USD," ujarnya saat ditemui di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Kamis, 8 November 2018.

Menurutnya, selama sentimen pasar terjaga dan menguntungkan rupiah maka pemerintah dan Bank Indonesia dapat mempertahankan penguatan tersebut. Kebutuhan demand akan dolar juga harus ditekan oleh Pertamina dengan jalan melakukan pinjaman bukan membeli dolar.

"Faktornya selama ini sentimen yang menggerakkan kekhawatiran. Semoga tidak ada kebutuhan demand yang semakin besar," imbuh dia.

Namun demikian, Anton berharap bahwa penguatan rupiah tidak bersifat sementara. Sebab, ketidakpastian global begitu dipengaruhi oleh kebijakan dan kondisi politik Amerika Serikat (AS). Jika rupiah kembali goyah, ia meramal mata uang Garuda ini dapat terkoreksi hingga ke Rp15.400 per USD sampai akhir tahun.

"Apakah ada sentimen negatif yang tiba-tiba muncul lagi dari luar seperti seberapa jauh reaksi Trump tentang  kemenangan Partai Demokrat di legislatif," pungkasnya.


(SAW)


Merpati dalam Cangkang

Merpati dalam Cangkang

22 hours Ago

NASIB maskapai penerbangan PT Merpati Nusantara Airlines (persero) bak burung dalam sangkar.

BERITA LAINNYA