Rupiah Diproyeksi Balik Melemah di Kisaran Rp13.300-13.342/USD

Dian Ihsan Siregar    •    Selasa, 18 Jul 2017 09:00 WIB
kurs rupiah
Rupiah Diproyeksi Balik Melemah di Kisaran Rp13.300-13.342/USD
Ilustrasi (MI/SUSANTO)

Metrotvnews.com, Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) diproyeksikan akan mengalami pelemahan di hari ini. Meski demikian, pelemahan diharapkan dapat lebih terbatas untuk mencegah masuknya mata uang Garuda dalam zona melemah yang lebih dalam.

Pada perdagangan Senin 17 Juli 2017, pergerakan nilai tukar rupiah ditutup menguat 13 poin atau setara 0,10 persen ke posisi Rp13.326 per USD. Tidak ditampik, pada awal perdagangan nilai tukar rupiah mampu dibuka menguat di level Rp13.308 per USD.

"Rupiah diperkirakan akan bergerak di kisaran support Rp13.342, sedangkan resisten berada di posisi Rp13.300 per USD," ‎kata Analis Senior PT Binaartha Sekuritas Reza Priyambada, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Selasa 18 Juli 2017.

Masih terbatasnya kenaikan mata uang negeri Paman Sam, diakui Reza, akan memberi angin segar bagi rupiah. Mulai lambatnya kenaikan USD, seiring terimbanginya kenaikan USD terhadap yuan renminbi, setelah rilis data-data Tiongkok yang memberikan rasa optimisme kedepannya.

"Dan juga perkiraan pengetatan kebijakan moneter the Fed yang tidak akan terlalu ketat memengaruhi gerak USD," ujar Reza.

Rupiah, lanjut Reza, masih belum optimal untuk bergerak pada perdagangan kemarin karena USD masih bergerak dengan nyaman. Adapun sentimen dari dalam negeri seperti rilis data neraca perdagangan yang surplus sebesar USD1,63 miliar di Juni 2017 sama sekali tidak memberikan pengaruh bagi rupiah.

"Rilis BPS lainnya selain neraca perdagangan yakni rupiah yang terapresiasi selama Juni 2017 dan persentase penduduk miskin yang turun tipis hingga Maret 2017 juga tidak banyak memberikan sentimen positif bagi rupiah untuk bergerak di zona hijau," tutup Reza.

 


(ABD)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

4 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA