Rupiah Diperkirakan Masih Nikmati Penguatan

Angga Bratadharma    •    Senin, 15 May 2017 08:31 WIB
kurs rupiah
Rupiah Diperkirakan Masih Nikmati Penguatan
Ilustrasi (MI/SUSANTO)

Metrotvnews.com, Jakarta: Surplus perdagangan diperkirakan menipis dan pergerakan dolar Amerika Serikat (USD) kembali mengalami pelemahan. Nilai tukar rupiah yang sempat tertekan mulai diuntungkan oleh kembalinya pelemahan USD di pasar Asia Jumat lalu.

Analis Samuel Sekuritas Rangga Cipta mengatakan, siang ini ditunggu neraca perdagangan April 2017 yang diperkirakan menipis surplusnya. Dalam hal ini, perlu ada upaya terus menerus agar kinerja perdagangan bisa lebih baik dan mencetak surplus perdagangan lebih besar di masa mendatang.

"Tetapi gerak nilai tukar rupiah diperkirakan masih menikmati penguatan dengan USD yang masih mengalami pelemahan dan komoditas yang berhenti mengalami penurunan," ujar Rangga, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Senin 15 Mei 2017.



Sementara itu, tingkat inflasi Amerika Serikat (AS) mengalami penurunan dan penguatan USD tertahan. Dengan sebelumnya konsisten menguat, dolar index terus terkoreksi merespons turunnya inflasi AS di saat laporan keuangan emitan AS tidak begitu baik.

"Harapan kenaikan Fed Fund Rate (FFR) target pada FOMC meeting Juni 2017 mendatang yang sempat melonjak, saat ini mulai melunak. Kembalinya penguatan harga minyak mentah juga melawan balik sentimen penguatan USD," pungkas Rangga.

 


(ABD)