Rupiah Melemah Menyusul Indikasi Kenaikan Fed

   •    Kamis, 18 Oct 2018 12:55 WIB
kurs rupiahthe fed
Rupiah Melemah Menyusul Indikasi Kenaikan Fed
Ilustrasi. (FOTO: AFP)

Jakarta: Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi bergerak melemah sebesar 20 poin menjadi Rp15.160 dibandingkan posisi sebelumnya Rp15.140 per USD.

Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta mengatakan dolar AS menguat terhadap sejumlah mata uang utama dunia pascarilis notulensi rapat The Fed pada September lalu yang mengindikasikan kenaikan suku bunga The Fed.

"The Fed kemungkinan akan tetap melanjutkan kenaikan tingkat suku bunganya untuk menjaga ekonomi Amerika Serikat tetap stabil," katanya, di Jakarta, seperti dikutip Antara, Kamis, 18 Oktober 2018.

Dolar AS, lanjut dia, kembali menjadi mata uang safe haven di tengah ekspektasi investor bahwa suku bunga the Fed akan kembali naik.

"Sentimen dari AS mendorong pelemahan mata uang negara berkembang seperti yuan Tiongkok. Pelemahan yuan itu berdampak pada pergerakan rupiah," tambah dia.

Sementara itu, Analis senior CSA Research Institute Reza Priyambada mengatakan ekspektasi membaiknya penerimaan negara sehingga dapat mengurangi defisit anggaran di bawah 2,2 persen dari PDB akan menjadi sentimen yang dapat menjaga fluktuasi rupiah.

"Diharapkan tekanan global dapat lebih berkurang sehingga sentimen domestik itu dapat menopang rupiah," pungkasnya.

 


(AHL)